Jumat, 19 Jun 2026 12:02 WIB

Rumah Pompa Wonokitri: Serpihan Seni sejak Abad 19, Disulap jadi Wisata Heritage Surabaya

Tampak bangunan bagian dalam Rumah Pompa Wonokitri Surabaya diabadikan dalam foto masa lalu. (Foto: Humas Pemkot Surabaya for jatimnow.com)
Tampak bangunan bagian dalam Rumah Pompa Wonokitri Surabaya diabadikan dalam foto masa lalu. (Foto: Humas Pemkot Surabaya for jatimnow.com)

jatimnow.com - Inovasi penambahan kawasan wisata di Surabaya makin serius dilakukan Pemkot. Seperti halnya Rumah Pompa Wonokitri, yang berlokasi di Puncak Bukit Wonokitri Besar, Surabaya.

Bangunan yang juga cagar budaya ini seolah menjadi serpihan seni Surabaya sejak abad ke-19 tepatnya dibangun pada tahun 1901. Bangunan ini memang buatan Belanda kala itu.

Baca Juga: Surabaya Uji Coba Aplikasi Perlinsos, Pendataan Bansos 15 Menit Jadi

"Antara Tahun 1901, kita masih mencari sejarahnya dengan teman-teman komunitas sejarah," kata Direktur Utama PDAM Surya Sembada Kota Surabaya, Ir. Arief Wisnu Cahyono saat membuka bangunan, Rabu (6/12/2023).

Selain desain bangunan bergaya Belanda yang menjadi daya tarik, Rumah Pompa Wonokitri juga memiliki tandon yang awet hingga sekarang.

"Yang utama tandon, Rumah Pompa Gempol ini semuanya masih beroperasi sampai sekarang," tambahnya.

Baca Juga: Surabaya Jadi Percontohan Program Indonesia - UEA Cegah Sampah Plastik ke Laut

Rumah Pompa Wonokitri memiliki daya tampung air sebanyak 20ribu meter kubik. Dialirkan secara gravitasi karena lokasi Wonokitri yang berada di dataran tinggi Kota Pahlawan.

"Kalau zaman dulu, dari gempol dikirim ke sini kemudian dialirkan secara gravitasi, kan tandon Wonokitri ini tinggi, sehingga dialirkan tanpa pompa, sekarang gak cukup pake gravitasi harus pake pompa. Makanya di sebelah sana kita punya rumah pompa juga sekarang, kita pompa juga kita ke daerah Kembang Kuning, Brawijaya, dan seterusnya," jelas dia.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Destinasi wisata Rumah Pompa Wonokitri ini akan dibuka untuk umum mulai tahun 2024. Sembari melengkapi data-data sejarah, dokumen dan perbaikan.

"Rencananaya belum tahu. Insya Allah tahun depan. Kita sedang lakukan kajian, kemudian pembenahan-pembenahan. Kita juga bekerja sama dengan teman-teman komunitas sejarah untuk melengkapi keterangan sejarah, di tahun berapa saja," jelas Arief.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.