Kamis, 11 Jun 2026 12:03 WIB

Menilik Proses Pembuatan Jails, Produk Unggulan Napi Lapas Serang

  • Penulis :
  • | Kamis, 07 Des 2023 07:03 WIB
Kepala Lapas Kelas IIA Serang, Fajar Nurcahyo. (Foto: Miko for jatimnow.com)
Kepala Lapas Kelas IIA Serang, Fajar Nurcahyo. (Foto: Miko for jatimnow.com)

jatimnow.com - Dalam rangka melakukan pembinaan kepada Warga Binaan Pemasyarakatan, Lapas Kelas IIA Serang memberikan pembinaan di bidang program kemandirian.

Tujuannya, agar para Warga Binaan yang telah menjalani masa pidana dan kembali ke masyarakat menjadi manusia yang berkualitas dan mandiri hingga menciptakan lapangan pekerjaan sendiri.

Baca Juga: Warga Binaan di Lapas Tulungagung Pelihara Domba, Jumlahnya Capai Ratusan Ekor

Di Lapas Kelas IIA Serang terdapat berbagai program pembinaan kemandirian seperti pertukangan, pengelasan, perikanan, perkebunan, konveksi hingga pangkas rambut.

Dari seluruh program pembinaan itu, ada satu produk unggulan yang menjadi primadona Lapas Kelas IIA Serang, namanya Jahe Merah Instan Lapas Serang atau Jails.

Jails merupakan produk hasil kegiatan pembinaan Warga Binaan Pemasyarakatan yang sudah diproduksi sejak Tahun 2015.

Bahan pokoknya, yakni jahe merah berasal dari perkebunan yang ada di Lapas Kelas IIA Serang.

Proses produksi yang diawali mulai dari penanaman hingga pengemasan, seluruhnya dilakukan oleh Warga Binaan Lapas Kelas IIA Serang.

Baca Juga: Program Integrasi Berdampak Signifikan Tekan Overkapasitas di Lapas Blitar

"Tahap pertama yakni penanaman. Proses penanaman dimulai dengan pemilihan tunas jahe merah yang berkualitas. Kemudian dipindahkan ke media tanam dalam bentuk polybag. Perawatan tanaman sendiri dilakukan selama 9-12 bulan," ujar Kepala Lapas Kelas IIA Serang, Fajar Nurcahyo.

Setelah cukup umur, jahe dipanen dan siap diolah menjadi jahe merah instan.

Jahe yang sudah dipanen itu kemudian dibersihkan, selanjutnya digiling untuk diperas dan diambil sarinya.

Hasil perasan inilah yang kemudian dimasak dengan campuran gula merah dan gula pasir, selama kurang lebih 45 menit, hingga sari jahe berubah bentuk menjadi serbuk.

Baca Juga: Lapas Kediri Latih Warga Binaan Bikin Sabun Ramah Lingkungan

Setelah menjadi serbuk. Masih ada proses pengayakan, untuk memisahkan serbuk kasar dan serbuk halus.

Kemudian, serbuk jahe dikemas ke dalam kemasan sesuai masing-masing takarannya. Setelah dikemas, jahe merah siap dipasarkan.

"Para konsumen tidak perlu khawatir, karena Jahe Merah Instan Lapas Serang sudah mendapatkan Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga dari DPMPTSP Kota Serang sehingga mutlak telah memenuhi persyaratan produksi rumah tangga," tandasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.