Kamis, 18 Jun 2026 02:00 WIB

Batal Mediasi, Warga Sumuragung Baureno Kembali Gruduk Kantor DPRD Bojonegoro

Warga Desa Sumuragung Kecamatan Boureno saat mendatangi Kantor DPRD Bojonegoro. (Foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)
Warga Desa Sumuragung Kecamatan Boureno saat mendatangi Kantor DPRD Bojonegoro. (Foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)

jatimnow.com - Warga Desa Sumuragung Kecamatan Boureno kembali mendatangi Kantor DPRD Bojonegoro pada Rabu (6/12/2023).

Mereka datang untuk menagih janji DPR Bojonegoro yang akan memanggil aparat Pemerintah Desa untuk dimintai pertanggungjawabanan atas dana kompensasi (CSR) dari PT Wira Bhumi Sejati serta sejumlah stakeholder terkait.

Baca Juga: Aktivis 98: Aksi Massa Murni dari Rakyat, Jangan Ada Distorsi!

Sayangnya, agenda mediasi itu gagal terlaksana lantaran pihak yang dipanggil, yakni Pemdes Sumuragung, PT Wira Bhumi Sejati dan stakeholder terkait tidak hadir.

Selain itu, pembatalan agenda itu juga dilakukan lantaran alasan keamanan. Sebab disinyalir ada upaya pengerahan massa Pro Pemdes Sumuragung yang juga bakal menggeruduk kantor DPRD setempat.

Menurut warga, Sumuragung H Afandi menjelaskan bahwa sebelumnya kemarin (5/12/2023) malam, pihak warga sudah mengetahui adanya informasi pembatalan agenda mediasi tersebut.

"Kedatangan kita hari ini untuk meminta kejelasan kepada DPRD Bojonegoro yang kemarin berjanji akan memanggil Pemdes Sumuragung sebagai tuntutan warga kemarin. Kami meminta kepada Ketua DPRD Bojonegoro untuk memberikan atensi pada permasalahan yang ada di Desa kami agar segera dapat diselesaikan," ungkapnya.

Karena batal, warga selanjutnya meminta agar Ketua DPRD Bojonegoro bersama dinas terkait untuk datang langsung melihat kondisi rusaknya alam akibat aktifitas pertambangan yang dilakukan PT WBS.

Baca Juga: Komplek DPRD Bojonegoro Bakal Dilengkapi Sport Center dan Balai Aspirasi

"Kami warga Sumuragung ini adalah warga yang cinta damai, baru kali ini dalam sejarah, warga melakukan aksi demo berkali-kali. Kami hanya meminta Pemdes untuk transparan dalam menerima dana kompensasi dari Wira Bhumi," sambung Afandi.

Wakil Ketua DPRD Bojonegoro Sukur Priyanto menjelaskan, pembatalan agenda mediasi tersebut, lantaran faktor keamanan. Sebab ada informasi pergerakan dua kubu massa dalam jumlah banyak yang juga akan mengawal jalannya mediasi tersebut.

"Karena kami tidak ingin ada bentrok, oleh sebab itu agenda mediasi dengan pihak-pihak terkait kita tunda," jelasnya.

Baca Juga: DPRD Sidak Pabrik Tembakau di Kapas Bojonegoro, Endingnya Mual

Karena hari ini ditunda, lanjut Sukur, warga meminta DPRD Bojonegoro tetap memanggil Pemdes Sumuragung agar menyampaikan transparansi penggunaan dana kompensasi (CSR) sekaligus meminta kejelasan terkait hilangnya akses jalan (fasum) di sekitar lokasi tambang.

"Besok dalam waktu dekat kita akan panggil kembali pihak-pihak yang terkait, dan kita meminta yang kemudian disepakati oleh warga, agar tidak perlu adanya pengerahan massa cukup 10 orang perwakilan yang akan mengawal jalannya mediasi," tandasnya.

Sukur juga menambahkan bahwa ada hari Minggu (10/12/2023), pihaknya akan berkunjung meninjau langsung lokasi tambang

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.