Jumat, 19 Jun 2026 14:19 WIB

4 Camat di Bojonegoro Diperiksa Penyidik Kejari, Dugaan Mark Up Mobil Siaga Desa 2022

Kasi Pidsus Kejari Bojonegoro Aditia Sulaiman. (Foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)
Kasi Pidsus Kejari Bojonegoro Aditia Sulaiman. (Foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)

jatimnow.com - Penyelidikan dugaan mark up pengadaan mobil siaga desa di Kabupaten Bojonegoro masih terus berlanjut, terbaru Kejari setempat kembali memeriksa empat camat di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro.

Kasi Pidsus Kejari Bojonegoro Aditia Sulaeman mengatakan, bahwa dalam penyelidikan terkait dugaan penyimpanga pengadaan mobil siaga desa tahun 2022, pihaknya memanggil empat Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebagai saksi. Mereka yakni Camat Bubulan, Malo, Gayam, dan Camat Kalitidu.

Baca Juga: Perkuat Pasokan Gas Nasional, PGN SOR III Kunjungi JTB Bojonegoro

"Iya, empat camat kemarin kita agendakan pemeriksaan terkait mobil siaga desa,” ujar Aditia, Rabu (6/12/2023).

Menurut Aditia, sejauh ini sudah lebih dari 24 saksi yang di periksa. Baik dari pihak swasta maupun Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Pemkab Bojonegoro.

Baca Juga: Hari ke 4 Lebaran, Jalur Babat–Bojonegoro Macet di Simpul Tugu Wingko

Mereka diantaranya beberapa kepala desa, tim pelaksana, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Arwan, Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bojonegoro Anwar Mutadlo, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Ani Pujiningrum, Camat Bubulan, Malo, Gayam, dan Camat Kalitidu.

"Masih terkait kasus dugaan penyimpangan pengadaan mobil siaga desa tahun 2022," sambungnya.

Baca Juga: Terungkap, Ini Biang Kerok Kelangkaan Gas LPG 3 Kg di Bojonegoro

Untuk diketahui, penyidik Kejari Bojonegoro menemukan dugaan penyimpangan dalam proses penganggaran dan pembelian mobil siaga desa jenis APV GX dan Luxio secara off the road. Temuan yang dimaksud, yakni penetapan harga untuk pembelian off the road mobil jenis APV tidak sesuai faktur dan terdapat selisih sebesar Rp128 juta tiap unitnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.