Minggu, 21 Jun 2026 13:46 WIB

301 Remaja di Lamongan Ajukan Dispensasi Nikah, Rerata Beralasan Takut Zina

Halaman Kantor PA Kelas 1A Lamongan. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Halaman Kantor PA Kelas 1A Lamongan. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Sebanyak 301 anak tercatat mengajukan dispensasi nikah (Diska) ke Pengadilan Agama (PA) Kelas 1A Lamongan.

Pengajuan Diska ini diketahui didominasi oleh remaja pada rentan usia 16-18 atau sedang mengenyam pendidikan SMA.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

Dari data yang dihumpun PA Lamongan, mulai Januari hingga November 2023 tercatat 301 anak mengajukan Diska dengan rata-rata beralasan takut zina hingga hamil duluan.

"Sepanjang Januari sampai November tercatat ada 301 pengajuan diska, dengan penyelesaian perkara 295 atau 98,01 persen," kata Panitera Muda Hukum PA Lamongan, Setianto, Rabu (6/12/2023).

Setianto merinci bila jumlah pengajuan diska terbanyak terjadi pada bulan juni dimana tercatat sebanyak 43 pasangan anak. Meski demikian, Setianto menyebut pengajuan diska tahun ini relatif menurun dari tahun sebelumnya.

"Terbanyak pada bulan juni, tercatat 43 pengajuan. Tapi secara umum menurun dibanding tahun 2022 lalu," urainya.

Sementara untuk latar belakang, dari 301 terdapat 45 anak yang mengajukan Diska karena hamil duluan, sedangkan 256 sisanya beralasan takut zina.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

"45 hamil duluan dan sisanya beralasan takut zina, didominasi takut zina. Sampai saat ini masih menyisakan 6 pengajuan yang belum terselesaikan," bebernya.

PA Lamongan sendiri dalam hal ini cukup fokus dalam menekan angka pernikahan anak salah satunya bekerjasama dengan Pemkab Lamongan.

"Jadi sebelum ke PA dianjurkan ke Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Lamongan sebagai pertimbangan sebelum sidang Diska," tuturnya.

Baca Juga: Diminati Karena Kualitas, Selada Hidroponik Lapas Lamongan Suplai Dapur MBG

Ruang sidang Diska juga diberlakukan berbeda, dimana khusus untuk anak ruang sidangnnya tidak ditempatkan di kantor PA Lamongan melainkan di MPP.

"Kita punya 4 ruang sidang, 3 di kantor PA, 1 di Mall Pelayanan Publik (MPP) itu yang khusus untuk sidang Diska," pungkasnya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.