Selasa, 23 Jun 2026 02:36 WIB

Pemkab Bojonegoro Raih Penghargaan Kemenkes RI sebagai Kabupaten/Kota Sehat Swasti Saba Wiwerda

Pj Bupati Bojonegoro Adriyanto saat menerima penghargaan dari Kementerian Kesehatan RI (dok Pemkab Bojonegoro for jatimnow.com)
Pj Bupati Bojonegoro Adriyanto saat menerima penghargaan dari Kementerian Kesehatan RI (dok Pemkab Bojonegoro for jatimnow.com)

jatimnow.com - Pemkab Bojonegoro raih penghargaan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI sebagai Kabupaten/Kota Sehat (KKS) Swasti Saba kategori Wiwerda.

Penghargaan itu diberikan pada malam Penganugerahan Tanda Penghargaan Swasti Saba Kabupaten/Kota Sehat dan STBM Tahun 2023" di Grand Ballrooom Kempinski Hotel Jakarta.

Baca Juga: Pakar Sebut Akuakultur Jadi Solusi Ketahanan Pangan di Tengah Krisis Iklim

Penghargaan Kabupaten/Kota Sehat (KKS) merupakan apresiasi dari Kementerian Kesehatan RI yang dikenal dengan Swasti Saba yang dilaksanakan setiap dua tahun sekali. Terdapat beberapa kategori yaitu Padapa, Wiwerda, dan Wistara.

Penghargaan ini merupakan wujud apresasi kepada Kabupaten Bojonegoro yang telah berhasil mengimplementasikan 9 tatanan, yaitu tatanan kehidupan masyarakat sehat dan mandiri, tatanan permukiman dan fasilitas umum, tatanan pendidikan, tatanan pasar, tatanan pariwisata, tatanan transportasi dan tertib lalu lintas jalan, tatanan perkantoran dan perindustrian, tatanan perlindungan sosial, tatanan pencegahan dan penanganan bencana.

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin menyampaikan, semakin lama populasi kehidupan di kota bertambah banyak. Dari jumlah 8 milyar orang di dunia, 4,4 milyar tinggal di kota.

Menurutnya, diperkirakan di tahun 2050, sebanyak 70℅ dari populasi manusia akan hidup di kota, sehingga migrasi menjadi hal yang tidak terelakkan.

Di Indonesia sendiri diperkirakan sekarang ada 180 jutaan orang tinggal di kota dan diperkirakan akan naik di tahun 2030 mencapai 220 juta orang.

Baca Juga: Cara Unik Tempat Nongkrong Surabaya Ajak Gen Z Peduli Isu Lingkungan

"Naiknya akan banyak dan padat dengan segala urusan dan permasalahannya karena orangnya makin banyak, " ujarnya, Selasa (29/11/2023).

Di sisi lain, makin banyaknya urbanisasi itu juga menimbulkan permasalahan yang kompleks, mulai perubahan iklim hingga masalah kesehatan.

"Adanya fenomena urbanisasi yang terjadi, menyusul dengan adanya fenomena perubahan iklim, masalah-masalah di perkotaan pasti menjadi rumit, sebab itu masyarakat harus bisa menjaga lingkungannya, diawali dari lingkungan yang bersih, saluran airnya diperbaiki, diedukasi masyarakatnya, semuanya perlu diperbaiki," tandasnya.

Baca Juga: Puluhan Ormas Gotong Royong Hijaukan Kawasan Sontoh Laut Surabaya

Sementara itu, ucap sukur disampaikan Pj Bupati Bojonegoro Adriyanto. Penghargaan ini, menurutnya, adalah sebuah capaian yang membahagiakan sekaligus cambuk untuk terus bekerja kerja keras sehingga masyarakat Bojonegoro semakin sehat dan sejahtera.

"Ini merupakan anugerah terindah bagi kita semua, saya sampaikan apresiasi saya kepada seluruh jajaran Pemkab Bojonegoro atas kerja keras untuk mencapai prestasi ini. Juga dukungan seluruh pihak yang menjadi garda terdepan mewujudkan 9 tatanan kabupaten/kota sehat, khususnya di Kabupaten Bojonegoro. Semoga anugerah ini akan terus kita pertahankan dan kita tingkatkan ke depan," tutupnya.

Hadir pada malam penganugerahan diantaranya Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia Dan Kebudayaan RI Muhadjir Effendy, Sekretaris Jenderal Kementrian Dalam Negeri Suhajar Diantoro, Direktur Jenderal Pencegahan Dan Pengendalian Penyakit Kemenkes RI, serta Gubernur/Pj, Bupati/Walikota/Pj peraih penghargaan KKS Tahun 2023.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.