Kamis, 18 Jun 2026 03:33 WIB

DPU Bina Marga Lamongan Diminta Sigap Bangun Jembatan Tiwet yang Ambruk

Kondisi terkini jembatan ambruk di Desa Tiwet Kecamatan Kalitengah, Lamongan. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Kondisi terkini jembatan ambruk di Desa Tiwet Kecamatan Kalitengah, Lamongan. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lamongan mulai melakukan asesmen lapangan pada Jembatan Tiwet yang ambruk. BPBD mengkalkulasi barang kebutuhan dan anggaran untuk selanjutnya diserahkan ke Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Lamongan.

"Tim sudah ke lapangan, pendataan fisik kemudian disampaikan ke PU Bina Marga. Kita berharap bisa segera dibangun agar tidak menjadi masalah berkempanjangan untuk masyarakat," kata Kalaksa BPBD Lamongan, Joko Raharto, Selasa (28/11/2023).

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

BPBD mengusulkan bila terbentur bahan dan anggaran, pihaknya akan segera membuat jembatan darurat agar tak mengganggu perputaran ekonomi dan aktivitas sekolah pelajar.

"Daerah tersebut kan mayoritas petambak jadi setidaknya memudahkan dulu kegiatan masyarakat, meski jembatan darurat," urainya.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

Kepala Dinas PU Bina Marga, Sujarwo dikonfirmasi mengatakan, akan ada penanganan terhadap jembatan Tiwet yang kini tidak bisa dilintasi pengguna jalan setelah putus pada Selasa (28/11/2023) pagi tadi.

"Kalau penanganan, pastilah. Jembatan itu menjadi akses yang jadi jalur tengah bagi warga Kecamatan Kalitengah dan Turi," ungkapnya

Baca Juga: Diminati Karena Kualitas, Selada Hidroponik Lapas Lamongan Suplai Dapur MBG

Saat ini para pengguna jalan harus memutar jauh sepanjang sejauh 7 kilometer, sedang para pemotor serta pejalan kaki masuk jalan kampung dengan radius yang lebih pendek.

Diberitakan sebelumnya, jembatan poros kecamatan yang menghubungkan antara Desa Tiwet Kecamatan Kalitengah - Turi diketahui putus pada Selasa (28/11/2023) pukul 05.00 WIB. Warga terpaksa harus menutup ruas jalan sebelum jembatan. Di badan jalan dipasang bambu melintang juga kayu balok.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.