Senin, 22 Jun 2026 15:00 WIB

Pelajar di Tulungagung Meninggal Usai Latihan Silat, Polisi Tetapkan Tersangka

Jenazah korban saat hendak di autopsi. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Jenazah korban saat hendak di autopsi. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Satreskrim Polres Tulungagung telah menetapkan tersangka dalam kasus kematian seorang pelajar usai mengikuti latihan silat. Mereka juga sudah melakukan autopsi terhadap jenazah korban.

Hasilnya, mereka menemukan adanya pendarahan pada rongga otak, yang menyebabkan korban meninggal dunia. Jenazah korban diserahkan ke pihak keluarga untuk dilakukan pemakaman.

Baca Juga: Harga BBM Naik, Anggaran Operasional Bus Sekolah di Tulungagung Membengkak

Kanit PPA Satreskrim Polres Tulungagung, Ipda Fatahillah Aslam, menjelaskan berdasarkan hasil autopsi ditemukan luka dalam pada bagian leher belakang dan rongga dada.

Pihaknya juga menemukan pendarahan pada rongga otak, yang menyebabkan korban meninggal dunia.

"Hasil sementara ini yang saya bisa sampaikan, ada luka dalam pada bagian leher belakang dan rongga dada, nanti hasil resumenya masih dibuat," ujarnya, Jumat (24/11/2023).

Sejauh ini polisi sudah memeriksa lima saksi dalam kasus tersebut. Mereka adalah orang- orang yang ada di lokasi latihan silat yang diikuti oleh korban.

Baca Juga: Permudah Pengurusan e-KTP, Dispendukcapil Tulungagung Jemput Bola ke Sekolah

Polisi juga mengamankan rekaman CCTV di lokasi kejadian yang merekam kegiatan latihan dan kontak fisik yang membuat korban sampai terjatuh.

"Lima orang ini ya yang ada di lokasi latihan, terlihat di rekaman CCTV juga," ungkapnya.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Tulungagung, AKP Muchamad Nur menerangkan sudah ada tersangka yang ditetapkan dalam kasus ini. Meskipun begitu, pihaknya enggan membeberkan lebih detail jumlah tersangka serta peran mereka.

Baca Juga: Serapan Gabah Tinggi, Gudang Bulog Tulungagung Penuh

"Nanti akan kita sampaikan waktu rilis, mohon bersabar," pungkasnya.

Sebelumnya, RB(15) warga Kecamatan Ngunut meninggal dunia pada Rabu (22/11/2023) kemarin. Korban meninggal dunia setelah sempat mendapatkan perawatan di sebuah rumah sakit. Korban mengeluhkan rasa nyeri usai pulang dari latihan silat pada Sabtu (18/11/2023) lalu. Korban lalu dibawa ke rumah sakit untuk mendapakan perawatan. Kondisinya sempat membaik namun korban mengalami kejang dan meninggal dunia. Keluarga yang merasa janggal atas kematian korban lantas melaporkan kasus ini ke pihak berwajib.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.