Minggu, 21 Jun 2026 09:16 WIB

Penembakan Polisi PJR di Jawa Barat, Ini Antisipasi Polda Jatim

  • Penulis :
  • | Minggu, 02 Sep 2018 18:21 WIB
ilustrasi/dok.jatimnow.com
ilustrasi/dok.jatimnow.com

jatimnow.com - Sepekan sudah penembakan terhadap dua Polisi PJR (Patroli Jalan Raya) Polda Jawa Barat terjadi di KM 223–400 Tol Kanci-Pejagan di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Peristiwa itu, rupanya menjadi perhatian khusus polda lain, termasuk Polda Jatim.

Kasat PJR, Ditlantas Polda Jatim, AKBP Bambang S Wibowo menyatakan, peristiwa di Jawa Barat tersebut tidak akan mengubah pola kegiatan anggota PJR Polda Jatim untuk melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat.

Baca Juga: Catat, Ada Pengalihan Akses Gerbang Tol Waru 6 Surabaya hingga 26 Mei

Tapi, Bambang menyebut, peristiwa tersebut menjadi bahan evaluasi untuk pihaknya agar anggota PJR lebih berhati-hati dan meningkatkan kewaspdaan, tanpa mengabaikan tugasnya (tugas pokok PJR).

"Dan tentunya, ada kegiatan tambahan untuk mengantisipasinya. Salah satunya yaitu kami bekerjasama dengan pengamanan dari fungsi Intelejen maupun Reskrim agar hal serupa tidak terjadi di sini (Jatim). Dan antisipasi ini sudah berjalan," beber mantan KabagOps Polrestabes Surabaya ini, Minggu (2/9/2018).

Sekedar diketahui, penembakan terhadap dua polisi patroli jalan raya (PJR) Polda Jawa Barat oleh orang tak dikenal terjadi di KM 223–400 Tol Kanci-Pejagan di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, pada Jumat (25/8/2018) sekitar pukul 21.00 Wib.

Dua anggota Polri yang berdinas di PJR Ditlantas Polda Jabar tersebut yaitu Ipda Anumerta Dodon Kusdianto dan Aiptu Widi Harjana. Keduanya ditembak orang tak dikenal setelah mencoba mendekati tiga pria yang duduk di tepi jalan tol.

Baca Juga: Polda Jatim Bongkar Sindikat Jual Beli OTP Ilegal, Untung Hingga Rp1,2 Miliar

Ipda Anumerta Dodon mengalami luka di dada dan rahang, sedangkan Aiptu Widi terluka di tangan. Keduanya sempat dirawat di RS Mitra Plumbon, Jawa Barat. Namun, Ipda Dodon meninggal setelah menjalani perawatan medis secara intensif di CT Scan Post Mortem Rumah Sakit Polri Kramatjati, Jakarta Timur.

Setelah menyelidiki kasus tersebut, Polri memastikan ketiga pelaku penembakan itu merupakan anggota kelompok teroris Jamaah Anshorut Daulah (JAD).

Identitas mereka diketahui setelah kedua pelaku, dengan inisial IC dan RJ, mengunjungi sebuah rumah sakit di Slawi untuk mengobati luka tembak dengan mengaku sebagai anggota polisi yang terkena tembakan penjahat.

Baca Juga: Polda Jatim Ringkus 11 Tersangka Sindikat Penipuan Segitiga Jual Beli Mobil

Reporter: Narendra Bakrie
Editor: Erwin Yohanes

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.