Senin, 22 Jun 2026 04:01 WIB

SPSI Ponorogo Tuntut UMK 2024 Naik 15 Persen, 30 November Siap Unjuk Rasa

Ilustrasi. Para pencari kerja beberapa waktu lalu di Job Fair yang dilaksanakan di PCC Ponorogo. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)
Ilustrasi. Para pencari kerja beberapa waktu lalu di Job Fair yang dilaksanakan di PCC Ponorogo. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

jatimnow.com - Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Ponorogo, Edy Budiono, menyatakan bahwa hingga saat ini belum ada pertemuan atau pembahasan mengenai Upah Minimum Kabupaten (UMK) Ponorogo tahun 2024.

Namun, SPSI Ponorogo berharap untuk kenaikan sebesar 15 persen dari UMK 2023.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

"Kalau bisa ya naik 15 persen itu permintaan kami (SPSI) Ponorogo,” ujar Edy, Kamis (23/11/2023).

Edy menyampaikan bahwa SPSI se-Jatim telah berkumpul di Sidoarjo dan sepakat untuk meminta kenaikan UMK tanpa menggunakan peraturan pemerintah (PP) nomor 51 tahun 2023.

“Jika menggunakan PP tersebut, kenaikan dianggap sangat kecil. SPSI Jatim berencana melakukan aksi unjuk rasa damai pada tanggal 30 November 2023 untuk menuntut kenaikan minimal 15 persen,” katanya.

Wakil Ketua SPSI Ponorogo, Eko Nugroho, menjelaskan bahwa hingga saat ini dewan pengupahan Ponorogo belum melakukan rapat koordinasi untuk menetapkan UMK 2024.

Meskipun Upah Minimum Provinsi (UMP) Jatim 2024 telah ditetapkan oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa naik 6,13 persen menjadi Rp2.165.244,30.

Eko menyebut bahwa dewan pengupahan Ponorogo harus merumuskan formula UMK 2024 sebelum 30 November 2023.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

“SPSI menunggu undangan untuk membahas kenaikan UMK bersama dewan pengupahan dan pihak terkait,” terangnya.

Dia berharap kenaikan UMK Ponorogo tahun 2024 sebesar 15 persen, tetapi Eko menekankan perlunya mendengar masukan dari Apindo (Asosiasi Pengusaha Indonesia).

“Tentu kami akan duduk bersama, memahami bersama. Meskipun demikian, usulan 15 persen dianggap sesuai dengan kebutuhan hidup layak pada tahun 2024,” pungkasnya.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa resmi memutuskan UMP Jatim 2024 naik 6,13 persen, Senin (20/11/2023) malam.

Baca Juga: Jelang Ramadan Harga Bapokting di Ponorogo Terpantau Stabil

UMP Jatim 2024 dipastikan mengalami kenaikan sebesar Rp125.000 atau 6,13 persen dari UMP Jatim 2023. Hal itu ditetapkan Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa melalui Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 188/606/KPTS/013/2023 tentang Upah Minimum Provinsi Jawa Timur Tahun 2024.

Sedangkan UMK Ponorogo tahun 2023 lalu telah ditetapkan menjadi Rp2.149.709,45.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.