Selasa, 16 Jun 2026 11:26 WIB

Warga Menduga Kerangka Manusia di Blitar Dibunuh dan Dikubur oleh Suami

Penampakan kerangka manusia yang ditemukan di dalam rumah di Blitar. (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)
Penampakan kerangka manusia yang ditemukan di dalam rumah di Blitar. (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)

jatimnow.com - Warga Desa Bacem, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar menduga kerangka manusia yang ditemukan terkubur di dalam kamar terkunci itu adalah Fitriana.

Perempuan asal Kendari, Sulawesi Tenggara tersebut diduga dibunuh dan dikubur oleh suaminya Nuhan Supriyanto.

Baca Juga: Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Dugaan warga bukan tanpa alasan. Pasalnya, saat itu Fitriana menghilang begitu saja.

Sebelumnya, Tim Forensik RS Bhayangkara Kediri dr Tutik Purwanti mengatakan dari gambaran tulang belulang dan bagian jaringan yang ditemukan diperkirakan kerangka ini sudah dikubur sejak 1 hingga 1,5 tahun lalu.

Menurut tim dokter, kerangka manusia tersebut berjenis kelamin perempuan. Usianya di bawah 25 tahun. Ciri-ciri tersebut berhasil diidentifikasi dari tulang belulang dan sisa kulit.

Dari keterangan inilah warga meyakini bahwa kerangka itu adalah Fitriana yang hilang 1 tahun lalu. Usianya juga sama.

“Ya itu tepat satu tahunan yang lalu, kalau dicocokkan dengan waktu cerita dan hasil visumnya tadi pas,“ kata Ali Masykur, tetangga terduga pelaku, Rabu (22/11/2023).

Baca Juga: Santriwati Asal Kediri Hilang Terseret Ombak di di Pantai Pangi Blitar

Fitriana dan Nuhan telah miliki 2 orang anak. Anak pertama mereka bahkan telah berusia 5 tahun. Warga sekitar pun tidak menyangka Fitriana bernasib tragis seperti itu.

“Nuhan itu orangnya pendiam lo, kok tega mengubur istrinya sendiri. Dia katanya sudah dibawa oleh polisi," tambahnya.

Sebelumnya, warga Desa Bacem, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, digegerkan dengan penemuan kerangka manusia yang terkubur dalam rumah. Kerangka manusia tersebut terkubur di dalam ruangan kamar yang terkunci borgol dan dicor.

Penemuan kerangka manusia tersebut, bermula dari kecurigaan dari sang pemilik rumah baru yakni Domiratul Husna.

Baca Juga: UNU Blitar Pecat Oknum Dosen Pelaku Pelecehan Seksual

Awalnya, sang pemilik baru, hendak merenovasi rumah yang baru dibelinya 2 bulan lalu. Namun Domiratul Husna curiga dengan sebuah kamar yang terkunci.

Saat berhasil dibuka ternyata di ruangan tersebut terdapat cor baru. Karena merasa curiga, akhirnya perempuan tersebut melaporkan ke pihak desa dan kepolisian.

Sang tukang bersama pemilik baru pun akhirnya memberanikan diri untuk membuka cor atau plesteran baru tersebut. Saat digali sang pemilik terkejut karena menemukan kerangka manusia.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.