Kamis, 18 Jun 2026 04:24 WIB

Stok Pupuk Subsidi Melimpah, Pemkab Bangkalan Minta Petani Segera Lakukan Penebusan

Pj Bupati Bangkalan, Arief M Edie (tengah). (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)
Pj Bupati Bangkalan, Arief M Edie (tengah). (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)

jatimnow.com - Stok pupuk bersubsidi di Bangkalan dipastikan melimpah hingga akhir tahun. Meski begitu, para petani diminta agar bisa melakukan penebusan pupuk setiap bulan.

Pj Bupati Bangkalan, Arief M Edie mengatakan, meski stok pupuk melimpah, namun stok di kios kerap kosong. Hal itu disebabkan pola penebusan oleh petani yang tidak teratur.

Baca Juga: Pemkot Kediri Pastikan Stok Pupuk Subsidi Aman dan Harga Sesuai HET

"Selama ini pola penebusannya dilakukan saat jelang masa tanam. Padahal seharusnya bisa dilakukan tiap bulan sehingga arus distribusinya bisa lancar," tuturnya, Minggu (19/11/2023).

Meski begitu, ia meminta para petani tidak khawatir karena stok pupuk dipastikan aman hingga akhir tahun, sehingga tidak akan terjadi kelangkaan saat musim panen.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan (Dispertahorbun) Pemkab Bangkalan Puguh Santoso mengatakan, saat ini stok pupuk bersubsidi jenis urea masih sebanyak 11 ribu ton.

Baca Juga: Polres Lamongan Ciduk Penimbun BBM Subsidi, Pakai Modus Surat Rekomendasi

"Stok masih melimpah. Tahun ini kita dapat 22 ribu ton dan sampai saat ini masih tersisa 11 ribu ton," imbuhnya.

Untuk pupuk bersubsidi jenis NPK masih tersisa sebanyak 8 ribu ton dari jumlah awal sebanyak 13 ribu ton.

Baca Juga: Alokasi Pupuk Sektor Perikanan Lamongan Tembus 52.278 Ton, Tertinggi di Jatim

Ia berharap petani bisa segera melakukan penebusan dan memanfaatkan stok pupuk subsidi yang telah tersedia.

"Kami tidak khawatir menjadi langka tapi kami khawatir jika penebusan minim, akan berpengaruh pada jatah pupuk di tahun depan," pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.