Minggu, 21 Jun 2026 07:53 WIB

DPRD Usul Taman Makam Pahlawan di Surabaya Diberdayakan jadi Wisata Lokal

TMP di Jalan Mayjend Sungkono Surabaya (Foto: Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)
TMP di Jalan Mayjend Sungkono Surabaya (Foto: Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)

jatimnow.com - Wakil Ketua DPRD Surabaya A Hermas Thony mengusulkan pemberdayaan Taman Makam Pahlawan (TMP) di Surabaya disulap menjadi destinasi wisata lokal di Kota Pahlawan.

"Pemkot bisa menggandeng pegiat sejarah untuk memberdayakan TMP jadi lebih diminati sebagai destinasi wisata," kata Thony, Senin (13/11/2023).

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Ia menilai selama ini TMP di Jalan Ngagel, TMP Jalan Kusuma Bangsa, dan TMP Jalan Mayjen Sungkono Surabaya hanya dipakai untuk upacara peringatan HUT RI maupun Hari Pahlawan.

Sedangkan untuk wisata sejarah belum dilakukan oleh pemerintah kota setempat secara maksimal.

"Jadi, revitalisasi makam tidak sekadar menjadi tempat pemakaman dan kegiatan-kegiatan seremonial saja, melainkan juga ada wisata sejarahnya," kata dia.

Wakil Ketua DPRD Surabaya A Hermas Thony. (Foto: dok.jatimnow.com)Wakil Ketua DPRD Surabaya A Hermas Thony. (Foto: dok.jatimnow.com)

Baca Juga: Mencari Solusi Eks Tanah Ganjaran Sumur Welut, DPRD Surabaya Minta Pemkot Hadir

Untuk menarik ketertarikan wisatawan menjadikan TMP sebagai pilihan destinasi, perlu acara rutin, ada program yang bisa dibuat untuk mendatangkan masyarakat, terutama dari kalangan siswa maupun mahasiswa.

Tak hanya sekadar acara seremonial ziarah, tapi mengulas pahlawan-pahlawan yang dimakamkan di sana sekaligus perjuangannya semasa hidup untuk kemerdekaan Republik Indonesia.

Thony mengatakan edukasi tentang sejarah perjuangan para pahlawan tersebut penting diketahui wisatawan maupun pelajar yang berkunjung. Tentunya hal itu menjadi daya tarik tersendiri di kalangan anak muda.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Program itu, lanjut dia, tidak melulu harus dilakukan Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga, serta Pariwisata (Disbudporapar) Kota Surabaya, melainkan bisa dilakukan elemen masyarakat lainnya, termasuk pegiat sejarah.

"Jadi, tidak Disbudpar saja, para pegiat sejarah bisa kerja sama dengan dinas untuk membuka kegiatan itu," ujarnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.