Rabu, 17 Jun 2026 14:46 WIB

Mengurus Administrasi Keagamaan Tak Perlu Ribet, Cukup Buka Aplikasi KUA Sawoo Smart

Kepala KUA Sawoo Ponorogo, Meky Hasan Tachrudin menunjukkan aplikasi KUA Sawoo Smart. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)
Kepala KUA Sawoo Ponorogo, Meky Hasan Tachrudin menunjukkan aplikasi KUA Sawoo Smart. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

jatimnow.com - Kepala KUA Sawoo Ponorogo, Meky Hasan Tachrudin, mengembangkan aplikasi inovatif bernama "KUA Sawoo Smart" untuk mempermudah pengurusan administrasi keagamaan bagi warga di Kecamatan Sawoo.

Aplikasi ini memungkinkan warga mengurus surat-surat keagamaan tanpa harus ke kantor. Diluncurkan pada tanggal 11 November 2023.

Baca Juga: Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

“Pas tanggal cantik kemarin kami launching,” ujar Meky, Senin (13/11/2023).

Dia menjelaskan bahwa KUA Sawoo Smart menyediakan layanan lengkap, termasuk pendaftaran pernikahan, rekomendasi nikah, hingga surat-surat terkait status pernikahan.

"Dengan akses melalui smartphone atau komputer, warga tidak perlu lagi mengunjungi kantor KUA Sawoo secara langsung,” katanya

Meky mengatakan bahwa ide ini muncul karena geografis daerah pegunungan membuat akses ke kantor KUA Sawoo menjadi sulit bagi sebagian warga. Transformasi digital ini bertujuan untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.

Baca Juga: Ujian Kelulusan Unik, Siswa SMP Labschool Unesa 3 Pamerkan Karya Inovatif

"Saat ini, warga dapat mengurus surat-surat tersebut dari rumah, masjid, atau warung karena sistemnya online,” kata mantan kepala KUA Sooko ini.

Menurutnya, masyarakat bisa mendapatkan layanan KUA secara cepat, akurat, dan pastinya dengan kepastian hukum. Seperti tanda tangan digital dirinya sebagai kepala KUA.

“Sudah diakui sebagai sah secara hukum, dan aplikasi ini memungkinkan warga mendapatkan tanda tangan secara digital. Ini telah mendapatkan persetujuan dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN),” urainya.

Baca Juga: Ketika Riset Menjadi Administrasi, Negara Kehilangan Senjata

Dia menyebutkan aplikasi ini memudahkan akses warga tanpa perlu hadir fisik, dapat diakses melalui aplikasi Android, website KUA, maupun kode yang ditempelkan di warung-warung atau balai desa.

“Warga tinggal klik-klik tanpa perlu hadir fisik. Nanti jadi PDF-nya tinggal print. Semua jadi mudah. Yang tidak bisa hanya waktu menikah. Kalau surat bisa lewat aplikasi,” pungkasnya

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Pihak takmir masjid dan warga jemput pelaku di rumah, kini pelaku sudah diserahkan ke pihak berwajib.