Rabu, 17 Jun 2026 03:16 WIB

Sekantong Sampah di Kawah Ijen Bisa Ditukar dengan Kopi dan Snack

  • Penulis :
  • | Sabtu, 01 Sep 2018 10:44 WIB
Para wisatawan asing usai dari puncak Kawah Ijen membawa sampah
Para wisatawan asing usai dari puncak Kawah Ijen membawa sampah

jatimnow.com - Barong Jeep, salah satu komunitas di Banyuwangi membuat gerakan peduli lingkungan dengan membersihkan Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen.

Saat akan mendaki, seluruh wisatawan baik lokal maupun dari mancanegara dibekali dengan kantong plastik. Ketika turun setiap pengunjung yang membawa sampah mendapat satu cup kopi, kue tradisional, dan sovenir.

Hasilnya, ratusan kantong plastik berisi sampah di sepanjang jalur pendakian menuju Kawah Ijen berhasil dibawa turun oleh para pengunjung.

Seperti wisatawan asal Hongaria, Marcell dan Fanny yang mengaku bahwa gerakan menjaga lingkungan dinilai sangat penting. Karena menurutnya, setiap limbah yang dihasilkan setiap orang sebisa mungkin dapat membersihkannya sendiri.

"Kegiatan seperti ini sangat bagus apalagi dipelopori oleh masyarakat lokal dan melibatkan wisatawan asing bersama-sama menjaga kebersihan. Sangat bagus," kata Fanny di Paltuding TWA Kawah Ijen usai mendaki, Sabtu (1/8/2018).

"Kami sangat menyukai program seperti ini," imbuh Marcell seraya mengucapkan selamat.

"Apalagi setelahnya kita bisa minum kopi bersama-sama," ucap Fanny usai mendaki Gunung Ijen.

Sementara itu, Ketua Barong Jeep Banyuwangi Danu Fauzin, mengatakan, program Ijen Clean diinisiasinya lantaran banyaknya jumlah kunjungan wisatawan TWA Kawah Ijen. Tidak menutup kemungkinan di beberapa titik jalur menuju puncak terdapat ceceran sampah atau limbah pengunjung.

"Dari itu kami dari Barong Jeep yang juga pemandu wisata care kepada alam Ijen atau tempat pariwisata di Banyuwangi," ujar Danu.

Ternyata program yang mengusung tema "one bag of rubbish - get free one coffe and snack" ekspektasinya cukup besar dari mayoritas pengunjung Kawah Ijen.

Hal ini dilakukannya agar masyarakat sadar akan pentingnya menjaga setiap kawasan wisata terjaga kebersihannya.

Terbukti, lanjut Danu, baik wisatawan lokal maupun internasional menyambut baik kegiatan itu.

"Ketika mereka kita kasih kantong plastik dan turun membawa satu kantong sampah mereka dapat satu cup coffe dengan pisang goreng, dan sovenir juga," paparnya.

Harapannya, supaya tempat-tempat pariwisata di Kabupaten Banyuwangi tetap bersih dari sampah.

"Supaya para pengunjung yang ke daerah Banyuwangi, mereka akan puas dan senang, dan nyaman," tukas Danu.

Reporter: Hafiluddin Ahmad
Editor: Arif Ardianto

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.