Minggu, 14 Jun 2026 18:32 WIB

Polres Blitar Ungkap Sosok Pelaku Pembunuhan Nenek

Polisi saat menunjukkan barang bukti. (Dok Polres Blitar for jatimnow.com)
Polisi saat menunjukkan barang bukti. (Dok Polres Blitar for jatimnow.com)

jatimnow.com - Teka-teki kasus pembunuhan terhadap Juanah (70), warga Desa Pojok, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar telah terungkap. Polisi menetapkan suaminya, Santoso (73) sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

Tersangka memukul korban dengan sebuah besi hingga tak sadarkan diri. Setelah itu tersangka membuang korban ke sungai tak jauh dari rumahnya menggunakan arko.

Baca Juga: Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Tersangka melakukan perbuatan tersebut dengan dalih cemburu karena menduga istrinya berselingkuh.

Kapolres Blitar AKBP Anhar Arlia Rangkuti mengatakan Santoso ditetapkan sebagai tersangka setelah polisi melakukan penyelidikan. Tersangka diketahui menghilang pasca kejadian tersebut. Polisi berhasil menemukan tersangka saat bersembunyi di wiayah Kota Blitar.

"Tersangka mengakui telah melakukan KDRT terhadap istrinya dan menyebabkan korban meninggal dunia," ujarnya, Rabu (08/11/2023).

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Blitar AKP Febby Pahlevi Rizal menerangkan, aksi ini dilakukan tersangka ag hari sekitar pukul 04.00 WIB.

Baca Juga: Santriwati Asal Kediri Hilang Terseret Ombak di di Pantai Pangi Blitar

Tersangka mengaku gelap mata dan sempat cekcok dengan korban. Tersangka berdalih sempat memergoki istrinya berselingkuh dengan pria lain di rumahnya. Namun, pria itu kabur saat dirinya hendak memarkirkan sepeda motor. Meskipu begitu korban dengan keras membantah tuduhan tersangka.

"Tersangka memukul koran dengan besi saat keluar dari kamar mandi," terangnya.

Di hadapan awak media, tersangka mengakui semua perbuatannya. Pria berperawakan kurus ini mengaku nekat menganiaya istrinya karena cemburu. Dia berdalih sang istri berselingkuh dengan pria lain dan tidak mau mengakuinya.

Baca Juga: UNU Blitar Pecat Oknum Dosen Pelaku Pelecehan Seksual

Hingga akhirnya keduanya cekcok berujung pemukulan. Setelah dipukul korban dibuang ke sungai dengan kondisi masih hidup.

"Dia itu kan selingkuh tapi tidak mau mengakui. Kami cekcok, dan omongannya keras kepada saya. Ada kekhilafan pada diri saya, akhirnya saya memukul istri pakai besi untuk mencabut paku," pungkasnya.

Sebelumnya warga Desa Pojok digegerkan dengan temuan jenazah korban pada Senin (06/11/2023) pagi. Korban ditemukan tewas di sungai dengan kondisi tengkurap. Saat ditemukan terdapat luka di bagian belakang kepala korban. Jenazah korban kemudian dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan autopsi. Suami korban sendiri menghilang pasca peristiwa ini.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.