Sabtu, 20 Jun 2026 12:07 WIB

Pemkab Tulungagung Ambil Langkah Tegas Tertibkan Tugu Perguruan Silat

Pj Bupati Tulungagung, Heru Suseno. (Dok Prokopim Tulungagung for jatimnow.com)
Pj Bupati Tulungagung, Heru Suseno. (Dok Prokopim Tulungagung for jatimnow.com)

jatimnow.com - Pemkab Tulungagung mengambil langkah tegas menyikapi masih banyak tugu perguruan silat yang berdiri di lahan fasilitas umum. Puluhan tugu perguruan pencak silat tersebut, rencananya akan ditertibkan secara paksa.

Langkah itu diambil setelah pemerintah sempat melakukan pendekatan secara persuasif, namun justru langkah tersebut gagal. Hingga batas waktu yang telah ditetapkan, masih terdapat tugu perguruan silat yang berdiri di lahan fasum.

Baca Juga: 3 Koper Diamankan KPK Dari Penggeledahan Kantor Pemkab Tulungagung

Pj Bupati Tulungagung, Heru Suseno mengatakan, pada bulan Oktober kemarin merupakan batas akhir bagi setiap perguruan silat untuk membongkar atau mengalihfungsikan tugu mereka yang berada di fasum.

Instruksi ini sudah keluar sejak bulan Juni lalu. Sejak bulan Agustus 2023 sampai dengan akhir Oktober 2023 hanya ada 16 tugu perguruan silat yang sudah ditertibkan. Sedangkan sampai saat ini masih menyisakan sebanyak 36 tugu yang berdiri di fasum dan belum ditertibkan oleh masing-masing perguruan silat.

"Intruksi penertiban itu berdasarkan terbitnya instruksi dari Pemprov Jatim melalui surat imbauan nomor 300/5984/209.5/2023 dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Jawa Timur," ujarnya, Rabu (8/11/2023).

Merespon kondisi ini, pihak Pemkab sudah melaksanakan rapat koordinasi dengan Forkopimda dan pimpinan perguruan silat. Pada rakor tersebut sudah diputuskan jika sisa tugu yang masih berdiri akan dibongkar paksa.

Secara teknis, pembongkaran tersebut nantinya sudah tidak lagi dilakukan oleh perguruan silat, melainkan langsung dieksekusi pemerintah daerah. Langkah tegas itu diambil mengingat pemerintah sudah memberikan kelonggaran dan pendekatan secara persuasif, tetapi tidak direspon.

Baca Juga: Ahmad Baharudin Jadi Plt Bupati Tulungagung Usai Gatut Sunu Ditangkap KPK

"Kita sudah beri waktu selama empat bulan sejak keluarnya instruksi tersebut, tetapi tidak diindahkan, berarti penertiban itu sudah menjadi tugas kita," jelasnya.

Nantinya penertiban akan dilakukan berdasarkan lokasi per desa/kelurahan, bukan berdasarkan perguruan silat yang ada. Secara bertahap, satu persatu tugu yang ada pada satu desa akan dilakukan penertiban.

Heru juga menerangkan jika terdapat dua opsi penertiban yakni pembongkaran atau pengalihfungsian tugu. Apabila tugu yang akan dieksekusi berada pada tempat strategis, tugu tersebut akan dialihfungsikan.

Pihaknya juga meminta agar semua pihak merasa legowo dengan langkah tegas yang diambil Pemkab Tulungagung atas permasalahan ini.

Baca Juga: 127 Jabatan Kepsek di Tulungagung Kosong, Bupati Pastikan Pengisian Tanpa Calo

Ia berharap agar proses penertiban berjalan lancar tanpa adanya gesekan pada masing-masing anggota perguruan silat.

"Kalau waktu eksekusinya sudah ditentukan, jajaran camat serta kepala desa juga akan dilibatkan. Waktunya juga sedang kami susun, secepatnya akan dilakukan karena jumlahnya cukup banyak," pungkasnya.

 

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.