Kamis, 18 Jun 2026 07:31 WIB

Viral Bocah 10 Tahun Nikah di Sampang, Kemenag: Itu Hanya Pinangan

Tangkapan layar video yang diunggah akun tiktok @karehestoh. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)
Tangkapan layar video yang diunggah akun tiktok @karehestoh. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)

 

jatimnow.com - Video dugaan pernikahan anak di bawah umur viral di media sosial. Namun hal tersebut dibantah oleh pihak Kementerian Agama (Kemenag) Sampang yang menyatakan tidak ada pernikahan tersebut.

Baca Juga: ASN Kota Probolinggo Ditantang Manfaatkan Medsos untuk Promosi Daerah

Dalam video yang diunggah akun tiktok @karehestoh menunjukkan seorang anak perempuan berdandan dengan membawa buket uang. Di samping perempuan tersebut, terdapat anak laki-laki sebayanya menggunakan baju putih dengan memakai kopiah warna hitam.

Kepala Kantor Wilayah Kemenag Kabupaten Sampang, Abdul Wafi mengatakan video tersebut bukanlah acara pernikahan anak usia dini. Namun hanya acara tunangan atau pinangan yang dilaksanakan di salah satu desa di Kecamatan Robatal, Sampang.

"Kami sudah melakukan peninjauan langsung ke lokasi dan fakta yang kami peroleh adalah acara dalam video itu bukanlah pernikahan, namun hanya pinangan," ujarnya, Senin (4/11/2023).

Baca Juga: Medsos Bikin Anak Makin Individualis, Pakar Tekankan Peran Krusial Orang Tua

Ia juga mengatakan, menurut kebiasaan atau adat masyarakat Madura, perjodohan dari dua keluarga biasa dilakukan. Namun, ia menegaskan hal itu bukanlah pernikahan.

"Bagi masyarakat disini (Madura) perjodohan seperti itu biasa dilakukan. Jadi bukan pernikahan," imbuhnya.

Baca Juga: CPNS UIN KHAS Jember Dilantik, Rektor Tekankan Pentingnya Integritas

Ia menegaskan, pihaknya telah rutin memberikan sosialisasi batas usia pernikahan pada masyarakat. Sehingga pernikahan di bawah umur dapat dicegah karena bisa menimbulkan sejumlah resiko.

"Kami sudah sering sosialisasikan pada masyarakat bahwa usia minimal pernikahan itu pengantin berusia 19 tahun," pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.