Jumat, 19 Jun 2026 17:47 WIB

Pria Tewas di Teras Rumah Warga Wates, Usai Pesta Miras Pinggir Brantas

Suasana TKP penemuan jenazah overdosis miras di Wates. (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)
Suasana TKP penemuan jenazah overdosis miras di Wates. (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)

jatimnow.com - Seorang pemuda asal Bandar Kidul, Kota Kediri tewas di teras rumah warga Wates, Senin (6/11/2023). Dia diduga mengalami overdosis minuman keras.

Jenazah Yulianto (44) ini tergeletak di teras rumah Kusno, di Desa Tawang, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri.

Baca Juga: Ponpes Al Falah Kediri Ditetapkan Tuan Rumah Munas Alim Ulama dan Konbes NU

Menurut Kusno, sebelumnya korban datang bersama tiga temannya untuk menambal ban sekitar pukul 02.00 WIB. Satu laki-laki dan dua orang perempuan. Mereka sempat mengaku baru saja minum minuman keras di pinggir Sungai Brantas Kediri.

Saat itu, korban sempat ditinggal seorang diri di sana, teman lainnya mengantar teman perempuan korban. Namun saat kembali, Yulianto menolak pulang.

“Temannya yang gondrong itu dateng, sama perempuannya dibawa lagi satu. ‘lho kok dibawa lagi mas’, ‘iya saya nggak tau rumahnya’. Gitu katanya. Terus dia ngajak yang meninggal ini untuk pulang ‘ayo mulih’ tapi nggak mau,” cerita Kusno.

Baca Juga: Razia Gabungan di Lapas Kediri, Petugas Amankan Barang Terlarang

Dia tidak masalah, tapi meminta temannya si gondrong itu kembali esok pagi. Namun, paginya korban sudah ditemukan warga dalam keadaan tak bernyawa.

Kusno yang bekerja sempat kembali pulang untuk memastikan kondisi Yulianto. Karena tetangganya melihat ada muntahan korban.

“Saya ambil kresek buat sarung tangan, saya cek matanya ternyata sudah mati. Saya bilang istri bilang anak terus ke polsek,” jelasnya.

Baca Juga: Khofifah Komitmen Jatim Garda Terdepan Penguatan Industri Gula Nasional

Sementara itu polisi dari Polsek Wates yang melakukan olah TKP menemukan bekas muntahan di dekat jenazah. Setelah dilakukan pemeriksaan, jenazah langsung diantar ke rumah duka.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.