Senin, 22 Jun 2026 07:50 WIB

Hari Habitat Dunia, Menteri PUPR Paparkan Kriteria Kota yang Baik

  • Penulis :
  • | Jumat, 03 Nov 2023 17:30 WIB
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. (Foto: Kastara Indonesia for jatimnow.com)
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. (Foto: Kastara Indonesia for jatimnow.com)

jatimnow.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menutup bulan Oktober dengan menggelar acara puncak perayaan Hari Habitat Dunia dan Hari Kota Dunia di Auditorium Kementerian PUPR, Jalan Pattimura, Jakarta Selatan.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam sambutannya mengapresiasi Pameran Suatu Hari yang Baik 2045 yang dibuat oleh Direktorat Jenderal (Ditjen) Cipta Karya. Sebuah Pameran yang menggambarkan sejarah perkotaan di tanah air, serta proyeksi wajah kota di Indonesia di masa depan, puncaknya pada 2045 mendatang.

Baca Juga: Mas Dhito Sebut Pemkab Kediri Akan Hapus Aset Gedung yang Diratakan

Basuki menilai pameran tersebut seharusnya memotivasi kita untuk mewujudkan kota berkelanjutan lebih cepat sebelum tahun 2045, ketika Republik Indonesia genap berusia satu abad. Cita-cita yang tertuang dalam semangat momentum Hari Habitat Dunia dan Hari Kota Dunia harus dimulai sekarang oleh setiap orang.

“Hari Habitat dan Hari Kota Dunia ini harus kita maknai betul untuk bisa mengubah perilaku kita, mengubah program-program pembangunan keciptakaryaan untuk menuju ke green city 2045,” ujar Basuki, dalam siaran pers, Jumat (3/11/2023).

Basuki mengatakan kementerian yang dipimpinnya telah banyak membangun infrastruktur untuk kelayakan dan kenyamanan permukiman perkotaan.

"Dengan kualitas infrastruktur yang lebih baik, semoga kita memiliki kota yang nyaman dan membuat kita lebih produktif,” kata Basuki.

Baca Juga: Stadion Surajaya Lamongan Diresmikan, Tampilannya Makin Mewah

Pak Bas, demikian Basuki sehari-hari biasa disapa, juga memaparkan kriteria kota yang baik.

“Kota yang baik adalah kota yang membuat warganya lebih produktif karena kecukupan airnya, sanitasinya, dan konektivitasnya yang baik,” sambung Basuki.

Di akhir sambutan, Basuki kembali menekankan keselarasan pembangunan infrastruktur perkotaan dan perubahan perilaku masyarakat yang mendukung terwujudnya kota yang menerapkan prinsip-prinsip keberlanjutan lingkungan. Kota yang hijau, lestari, dan ramah lingkungan.

Baca Juga: FOTO: Wajah Baru Stadion Gelora Delta Sidoarjo

Dukungan infrastruktur ini, masih menurut Basuki, harus berjalan seiring dengan perubahan perilaku masyarakat yang selaras dengan keberlanjutan kota.

“Untuk kota ini kita harus adaptasi menuju kota yang liveable, loveable, yang hijau supaya kita nyaman tinggal di kota tersebut. Tidak hanya secara fisik tapi juga perilaku kita harus berubah menuju pada perilaku hidup di kota yang baik,” pungkas Basuki.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.