Rabu, 22 Jul 2026 17:52 WIB

Mas Dhito Sebut Pemkab Kediri Akan Hapus Aset Gedung yang Diratakan

Foto: Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana saat mendampingi kunjungan Menteri PU Dody Hanggodo (Humas Pemkab Kediri/jatimnow.com)
Foto: Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana saat mendampingi kunjungan Menteri PU Dody Hanggodo (Humas Pemkab Kediri/jatimnow.com)

jatimnow.com-Rehabilitasi gedung perkantoran milik Pemerintah Kabupaten Kediri yang mengalami kerusakan akibat dibakar massa pada akhir Agustus 2025 akan ditangani oleh Kementerian Pekerjaan Umum.

Direktorat Jenderal Cipta Karya dari Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Penataan Bangunan, Prasarana, dan Kawasan (BPBPK) Jawa Timur telah melakukan identifikasi dan asesmen kerusakan Gedung Kantor Sekretariat Daerah, Kantor DPRD, dan Gedung Kantor Bupati Kediri.

Baca Juga: PBNU Kirim Tim Survey Lokasi Muktamar ke Ponpes Lirboyo Kediri, Ini Hasilnya

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menyebut, bangunan gedung yang dinilai mengalami kerusakan berat akan diratakan dan dibangun kembali. Dari tiga gedung yang merupakan aset Pemerintah Kabupaten Kediri tersebut, Kantor DPRD disebut yang bakal dirobohkan.

“Dari Kementerian PU akan diratakan, maka akan ada penghapusan aset di kami. Kalau ada penghapusan aset (berarti) akan ada bangun baru, itu yang kami akan diskusikan dengan pimpinan DPRD,” ujarnya, Minggu (14/9/2025).

Dengan kondisi Kantor DPRD yang harus dirobohkan, lokasi pembangunan yang baru pun belum diketahui pasti. Pembangunan akan tetap berada satu komplek dengan Kantor Bupati atau dibangun di tempat lain.

Baca Juga: Dukung UMKM Go Global, BI Kediri Gelar Karya Kreatif Mataraman x DIGIMAFest

"Kalau rencana pindah atau tidak, keputusannya ada di pimpinan DPRD, keputusan bukan di kami yang ada di eksekutif," tuturnya.

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo dalam kesempatan tersebut menyampaikan, sebagaimana arahan Presiden Prabowo Subianto, Kementerian PU diminta segera membantu melakukan perbaikan fasilitas umum yang terdampak aksi. Proses perbaikan gedung itu akan dikerjakan oleh Kementerian dan dilakukan secepatnya supaya jalannya pemerintahan serta pelayanan kepada masyarakat dapat kembali berjalan normal.

"Kita kerjakan full," ungkapnya.

Baca Juga: Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Bangunan-bangunan yang terdampak aksi pada akhir Agustus itu dilakukan penanganan sesuai tingkat kerusakan. Untuk Kantor DPRD karena kerusakan dinilai parah sehingga akan dirobohkan dan dilakukan pembangunan ulang. Adapun, anggaran untuk proses rehabilitasi dan pembangunan gedung yang mengalami kerusakan milik pemkab Kediri tersebut sekitar Rp100 miliar.

"Kantor dewan itu musti kita robohkan kita bangun ulang dari nol, yang lain kalau bisa kita rehab kita rehab tapi kalau tidak bisa kita robohkan," pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.