Minggu, 21 Jun 2026 08:18 WIB

Ratusan Siswi di Ponorogo Minum Tablet Tambah Darah Bersama Kang Giri Guna Cegah Stunting

Kegiatan minum tablet tambah darah bersama ratusan siswi SMP dan SMA.  (Ahmad Fauzani/jatimnow.com)
Kegiatan minum tablet tambah darah bersama ratusan siswi SMP dan SMA. (Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

jatimnow.com - Ratusan siswi di Kabupaten Ponorogo turut dalam gerakan minum tablet tambah darah secara serentak, di halaman Gedung Terpadu Pemkab Ponorogo, Selasa (31/10/2023). 

Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko tampak berbaur bersama ratusan siswi SMP dan SMA. Demikian pula Kepala Dinas Kesehatan, Dyah Ayu Puspitaningarti.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Kegiatan itu yang diawali dengan senam bersama terlebih dahulu. Setelah senam, mereka sarapan bersama dan minum tablet tambah darah bersama ratusan siswi tersebut.

“Alhamdulillah bisa sarapan bersama. Juga menemani para calon ibu-ibu hebat ini,” ungkap Kang Giri.

Kang Giri mengklaim bahwa stunting itu tidak hanya diobati setelah terjadi. Namun yang lebih penting adalah mencegah stunting. Salah satu caranya adalah minum tablet tambah darah.

“Stunting tidak hanya diobati setelah terjadi. Tetapi harus dicegah, karena suatu saat mereka (para siswi) akan jadi ibu,” terangnya.

Baca Juga: AceKid Masuk Indonesia, Usung Susu Formula dari Susu Segar

Menurutnya, menyiapkan rahim yang bagus juga tugas pemerintah. Calon-calon ibu harus tumbuh dengan makanan yang bergizi, hebat, bersih dan sehat.

“Kita hari ini inisiasi agar anak-anak sehat. Nanti ketika menikah minimal 19 tahun, siap rahim untuk dihuni,” jelasnya.

Kadinkes Ponorogo, Dyah Ayu Puspitaningarti mengatakan, ada 600 siswi yang mengikuti sarapan serta minum tablet tambah darah serentak di SMP dan SMA.

Baca Juga: Cargill Perkuat Gizi dan Ekonomi Warga di Jawa Timur

“Goalnya adalah seperti yang dikatakan bupati, tentang pencegahan stunting. Jangan hanya diobati tetapi juga dicegah,” beber Dyah.

Dia menjelaskan, setiap siswi hari ini mendapatkan satu tablet. Namun program pemberian tablet tambah darah tidak berhenti sampai disini.

“Kami kerjasama dengan puskesmas. Sekolah-sekolah bisa mengambil di Puskesmas. Harus dilakukan minum tablet itu dan dilaporkan,” pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.