Jumat, 19 Jun 2026 07:54 WIB

Investasi Kripto di Indonesia Tembus 17,91 Juta hingga September, Oktober 2023 Bagaimana?

  • Penulis :
  • | Minggu, 29 Okt 2023 12:49 WIB
ilustrasi
ilustrasi

jatimnow.com - Investasi kripto di Indonesia telah menunjukkan pertumbuhan yang cukup signifikan. Terbaru, data dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) mencatat bahwa hingga September 2023, total investor kripto di Tanah Air sudah mencapai angka 17,91 juta orang.

Angka ini naik 0,67% atau bertambah sekitar 12.000 orang dibandingkan bulan sebelumnya, yakni Agustus 2023 dengan total 17,79 juta orang.

Baca Juga: Negara Kini Bisa Sita Kripto untuk Bayar Utang, Apa Dampaknya?

Namun, jika dilihat dari perspektif tahunan, pertumbuhannya lebih mencolok. Dalam rentang waktu satu tahun, yaitu dari September 2022 hingga September 2023, ada penambahan sekitar 1,64 juta investor kripto. Ini menandakan pertumbuhan sebesar 10,1�ri total 16,27 juta orang pada September 2022.

Dengan pertumbuhan yang tampak positif, ada catatan menarik lainnya. Pasar kripto di Indonesia sempat mengalami perlambatan pertumbuhan investor. Data menunjukkan bahwa selama periode Oktober 2022 hingga Agustus 2023, pertumbuhan investor kripto di Indonesia tidak pernah melebihi 1%.

Perlambatan ini bisa dikaitkan dengan tren global di pasar kripto yang sempat mengalami kemerosotan. Hal ini secara otomatis mempengaruhi minat investor di Indonesia untuk berinvestasi dalam aset kripto.

"Pertumbuhan jumlah investor kripto di Indonesia memang terus meningkat, tetapi investor masih mencari waktu yang tepat untuk membeli kripto," ungkap Kepala Biro Pembinaan dan Pengembangan Perdagangan Berjangka Komoditi Bappebti, Tirta Karma Senjaya.

Tak hanya itu, Bappebti juga mencatat adanya penurunan nilai transaksi kripto di Indonesia pada September 2023, yang mencapai Rp7,96 triliun. Ini mengalami penurunan sebesar 25,2% dibandingkan bulan sebelumnya yang mencatatkan angka Rp10,64 triliun. Bahkan, jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, ada kontraksi hingga 54,7�ri Rp17,57 triliun pada September 2022.

Sementara itu, CEO Tokocrypto, Yudhono Rawis, menjelaskan kondisi global, termasuk ketidakpastian ekonomi dan regulasi, mempengaruhi perkembangan pasar kripto di seluruh dunia.

Baca Juga: Siap-Siap! OJK Bakal Sanksi Influencer Kripto Nakal

Karena itu, Indonesia tidak terlepas dari pengaruh tersebut. Sebagai salah satu negara dengan pertumbuhan pengguna kripto yang pesat dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia tentu memiliki potensi untuk memainkan peran penting dalam ekosistem kripto global. Namun, tentu saja ada tantangan yang harus dihadapi.

"Meskipun ada perlambatan pertumbuhan, pasar kripto di Indonesia tetap menunjukkan potensi besar. Kami percaya bahwa dengan edukasi yang tepat, pasar kripto di Indonesia akan terus berkembang dan menjadi lebih matang," jelas Yudho.

Yudho berharap pertumbuhan dan transaksi perdagangan aset kripto di Oktober ini bisa melebih pencapaian bulan-bulan sebelumnya. Ia optimis melihat perkembangan pasar kripto, terutama harga Bitcoin yang baru-baru ini telah melonjak hingga melewati US$ 35.000 atau sekitar Rp557 juta menjelang akhir Oktober ini.

Baca Juga: Tokocrypto Masuk 25 Bursa Kripto Terbesar Dunia di Usia 7 Tahun

Pencapaian ini juga menandai titik tertinggi BTC dalam hampir 18 bulan dan lebih dari dua kali lipat harga yang terlihat pada awal tahun 2023. Volume perdagangan Tokocrypto pun dalam sepekan terakhir melonjak hingga 10-20%.

"Kami yakin pertumbuhan investor dan transaksi akan terus meningkat. Peningkatan harga Bitcoin dan minat yang semakin kuat terhadap pasar kripto secara umum menjadi indikasi bahwa aset-aset digital ini semakin diterima oleh masyarakat. Kami berharap bahwa tren ini akan berlanjut dan membawa manfaat bagi seluruh ekosistem kripto," pungkas Yudho.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.