Kamis, 18 Jun 2026 13:13 WIB

Alami Sesak Usai Turun Pesawat, Jemaah Haji Kloter 11 Meninggal Dunia

Ilustrasi/Foto: istimewa
Ilustrasi/Foto: istimewa

jatimnow.com — Muh. Rafik (75), jemaah haji yang tergabung dalam kloter 11 menghembuskan nafas terakhirnya di ambulan yang membawanya dari Bandara Juanda, Sidoarjo menuju RS Haji Surabaya, Jumat (31/8) dini hari.

Zainul, Wakil Kepala Bidang Kesehatan PPIH Debarkasi Surabaya menjelaskan, begitu turun dari pesawat ia yang mengalami sesak nafas langsung dievakuasi mobil ambulans untuk segera dirujuk ke RS Haji. Namun, saat diperjalanan ia mengghembuskan nafas terakhirnya.

Baca Juga: Armuji Ditunjuk Jadi Wali Kota Surabaya Sementara

“Pasien meninggal karena gagal nafas. Turun dari pesawat, pasien lansung dievakuasi dengan ambulan untuk dirujuk ke rumah sakit haji. Belum sempat masuk rumah sakit, diperjalanan beliaunya sudah meninggal dunia,” tutur Zainul melalui sambungan seluler, Jumat (31/8/208).

Berdasarkan data surat kematian dari Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) kelas 1 Surabaya, Muh Rafik tidak mengalami masalah kesehatan selama berada di tanah suci, meskipun dengan riwayat emfisema dan gagal jantung sejak 5 tahun lalu.

"Namun, 3 hari menjelang pemulangan atau Senin (27/8) kemarin kondisinya memburuk. Sehingga tim kesehatan, menerapi Muh Rafik dengan terapi nebuleser dan diinfus sehingga keadaannya kembali membaik," terangnya.

Baca Juga: Menabung 14 Tahun, Komentator Sepak Bola Tarkam Asal Jember Berangkat Haji

Ia menceritakan, kondisi Muh Rafik mulai melemah kembali itu saat diatas pesawat Saudia Arabia Airline dengan nomer penerbangan SV5410 yang mengangkut jamaah haji kloter 11 take off dari bandara Jeddah. Namun saat pukul 18.00 waktu Arab Saudi, diatas pesawat mengalami dia mengalami apneu.

"Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) langsung memberikan tindakan dengan memberi oxigen full, infus RL, injex dexa, trip aminophylin, tekanan darah 90/60, nadi 100x/menit. Nafas pasien mulai teratur dan dokter TKHI menyarankan untuk memakai O2 sampai tiba di tanah air," paparnya.

"Namun, saat pesawat landing sekitar pukul 03.05 Wib, pasien kembali sesak, dan langsung dievakuasi ambulans. Tapi sekitar jam 03.20 Wib saat di jalan menuju ke RS haji, beliaunya menghembuskan nafas terakhirnya," terangnya.

Baca Juga: Mas Dhito Beri Kursi Roda untuk Mbah Marsiyah, Jamaah Haji Tertua Usia 104 Tahun

Reporter: Fahrizal Tito
Editor: Erwin Yohanes

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.