Minggu, 21 Jun 2026 08:16 WIB

Usai Jalani Pemeriksaan, Polisi Pulangkan Salah Satu Pria Pembawa Senpi di TPS Bangkalan

Pria pembawa senpi saat dibawa ke Polres Bangkalan untuk jalani pemeriksaan. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)
Pria pembawa senpi saat dibawa ke Polres Bangkalan untuk jalani pemeriksaan. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pelaku pembawa senjata api di area Tempat Pemungutan Suara (TPS) Desa/Kecamatan Konang, Bangkalan, pada saat digelarnya Pilkades, hingga kini masih didalami. Terbaru, seorang pria yang menjalani pemeriksaan akhirnya dipulangkan oleh polisi.

Kapolres Bangkalan, AKBP Febri Isman Jaya mengatakan, semula pihaknya mengamankan dua orang, yakni N dan A, warga Desa Durin Barat Kecamatan Konang, Bangkalan yang tertangkap basah membawa senjata api (senpi).

Baca Juga: Polda Jatim Bongkar Sindikat Jual Beli OTP Ilegal, Untung Hingga Rp1,2 Miliar

Tak hanya senpi, rupanya kedua pria tersebut juga membawa senjata tajam.

"Setelah diperiksa, ternyata N bisa menunjukkan bukti kepemilikan senjata secara legal. Sehingga kami tidak bisa menahan yang bersangkutan," terangnya, Kamis (26/10).

Baca Juga: Polda Jatim Ringkus 11 Tersangka Sindikat Penipuan Segitiga Jual Beli Mobil

Sementara itu, A hingga kini masih diperiksa dan berada di Polres Bangkalan. Barang bukti berupa pistol dan 6 butir peluru juga masih diperiksa oleh laboratorium forensik Polda Jatim.

Meski begitu, hingga kini belum diketahui motif kedua orang tersebut membawa senjata tajam dan senjata api di kerumunan orang.

Baca Juga: Tim Gabungan Polda Jatim Periksa Senpi Dinas di Polres Tulungagung

"Masih didalami nanti akan kami sampaikan jika pemeriksaan sudah selesai," pungkasnya.

Diketahui sebelumnya, aksi penggeledahan dua pria tersebut sempat terekam video warga dan viral di media sosial. Dalam video terlihat, dua pria yang menggunakan peci hitam itu diamankan petugas gabungan.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.