Rabu, 17 Jun 2026 12:48 WIB

Pembangunan Trotoar Kampung Inggris Kediri Bikin Mas Dhito Naik Pitam, Begini Katanya

Tangkapan layar video saat Mas Dhito menegur pelaksana proyek trotoar di Kampung Inggris. (Foto: Yanuar Dedi/jatimnow.com)
Tangkapan layar video saat Mas Dhito menegur pelaksana proyek trotoar di Kampung Inggris. (Foto: Yanuar Dedi/jatimnow.com)

jatimnow.com - Bupati Hanindhito Himawan Pramana marah melihat pembangunan trotoar di Kampung Inggris, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri yang buruk.

Video Mas Dhito saat menegur pelaksana proyek ini viral di media sosial TikTok, salah satunya akun @kawankediri yang kini sudah ditonton 363,2 ribu.

Baca Juga: ASN Kota Probolinggo Ditantang Manfaatkan Medsos untuk Promosi Daerah

Mas Dhito tak bisa menahan kemarahannya saat melihat pengerjaan trotoar yang justru menyulitkan warga beraktivitas.

“Sing tanggung jawab yo panggah aku, Pak. Coba jelaskan, mana, katanya sudah ada kesepakatan warga,” kata Mas Dhito seperti dilihat jatimnow.com, melalui Tiktok @kawankediri, pada Kamis (26/10/2023).

Usai melihat sendiri pembangunan trotoar dan mendengar keluhan warga, Mas Dhito dengan terbuka meminta maaf kepada masyarakat Kampung Inggris.

Baca Juga: Medsos Bikin Anak Makin Individualis, Pakar Tekankan Peran Krusial Orang Tua

“Saya yang bertanggung jawab dan saya mengakui kesalahan,” tambahnya.

Mas Dhito juga menyanggah pernyataan stafnya, yang menyebut pembangunan trotoar itu sudah atas kesepakatan warga. Menurutnya, tak perlu ada kesepakatan jika pengerjaan proyeknya justru malah membuat warga tak bisa melintas.

Secara kasat mata pengerjaan trotoar tersebut memang terkesan asal-asalan. Selain mempersempit lebar jalan, ketinggian trotoar juga terlalu curam. Akibatnya warga yang bermukim di sekitar bahu jalan harus mengangkat sepeda untuk bisa keluar rumah.

Baca Juga: Ponpes Al Falah Kediri Ditetapkan Tuan Rumah Munas Alim Ulama dan Konbes NU

Pembangunan trotoar ini juga menyulitkan pengguna jalan. Mengingat kawasan tersebut tergolong padat karena menjadi pusat pembelajaran Bahasa Inggris skala nasional.

 

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.