Kamis, 11 Jun 2026 15:55 WIB

Dampak Cuaca Panas, 6.800 Anak di Kediri Terserang ISPA

Ilustrasi. (Foto: Kristine Wook/Unsplash)
Ilustrasi. (Foto: Kristine Wook/Unsplash)

jatimnow.com - Dinas Kesehatan Kota Kediri mencatat ribuan anak mengalami Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di musim panas yang berkepanjangan ini.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Kota Kediri Hendik Suprianto, mencatat mulai Januari hingga Agustus 2023, sekitar 6.800 anak mulai usia 0-9 tahun mengalami ISPA. Angka tersebut bisa saja kian tinggi, dengan tambahan kasus di September hingga Oktober.

Baca Juga: Ponpes Al Falah Kediri Ditetapkan Tuan Rumah Munas Alim Ulama dan Konbes NU

“Memang beberapa bulan ini ada peningkatan, kalau kita lihat di laporan itu mulai Juli sudah ada peningkatan kasus. Dari total data Januari sampai dengan Agustus 2023 ada sekitar 6.800 kasus ISPA, ini campur ya antara bronkopneumonia dan juga ISPA yang bukan bronkopneumonia,” kata Hendik, Rabu (25/10/2023).

Namun, menurut Hendik ini bukan saja anak di Kota Kediri. Data tersebut terakumulasi dari seluruh Puskesmas dan rumah sakit yang juga melayani pasien dari luar daerah.

Lebih lanjut menurut Hendik, tingginya kasus ISPA yang tercatat di wilayah Kota Kediri ini tak lepas dari faktor cuaca panas, kering dan berdebu. Sehingga menyebabkan kondisi tubuh rentan terpapar penyakit.

Baca Juga: Razia Gabungan di Lapas Kediri, Petugas Amankan Barang Terlarang

Sementara itu, untuk mencegah semakin tingginya kasus ini, Dinas Kesehatan Kota Kediri mengambil langkah preventif. Mereka gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk pencegahan dan melakukan upaya-upaya pengendalian terhadap faktor-faktor penyebab terjadinya penyakit.

“Untuk mencegah infeksi saluran pernapasan ini masyarakat bisa tetap menggunakan masker dan konsumsi makanan sehat serta berolahraga,” tandas Hendik.

Sementara itu selain ISPA, berdasarkan data dari RSUD Gambiran Kota Kediri, selama tiga bulan terakhir mulai Juli, Agustus dan September sebanyak seribu lebih anak-anak usia sekolah dasar mengalami berbagai macam gangguan kesehatan. Mulai dari mimisan, dehidrasi, demam dan radang tenggorokan.

Baca Juga: Khofifah Komitmen Jatim Garda Terdepan Penguatan Industri Gula Nasional

Dokter Spesialis Anak RSUD Gambiran, dr Ike Wahyu Triastuti SPA MKed Klin berpesan, untuk anak-anak dibiasakan sering minum air putih agar tidak terkena dehidrasi.

Selain itu mulai pukul 10.00 WIB hingga 14.00 WIB, diusahakan agar anak-anak banyak di dalam ruangan, mengingat jam tersebut matahari sedang terik.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.