Minggu, 21 Jun 2026 10:23 WIB

Sekdes Sidonganti Tuban Jadi Korban Pembacokan, Ternyata Ini Motifnya

Pelaku saat dibawa ke Polres Tuban (dok Polres Tuban for jatimnow.com)
Pelaku saat dibawa ke Polres Tuban (dok Polres Tuban for jatimnow.com)

jatimnow.com - Motif pelaku dibalik aksi pembacokan terhadap Agus Sutrisno (33) Sekdes Sidonganti Kecamatan Kerek Kabupaten Tuban hingga tewas, akhirnya terungkap.

Pelaku diketahui bernama Jano (45) warga Dusun Ngindahan, Desa Guwoterus, Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban itu kepada penyidik mengaku cemburu hingga gelap mata dan akhirnya nekat melakukan pembunuhan lantaran mengetahui istrinya berselingkuh dengan korban.

Baca Juga: Diduga Menjadi Korban Penganiayaan, Ajudan Wakapolres Blitar Alami Hidung Patah

Kapolres Tuban AKBP Suryono mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan, terungkap motif pelaku nekat melakukan hal tersebut, diduga korban menjalin hubungan gelap (berselingkuh) dengan sang istri.

"Dari keterangan pelaku motifnya adalah perselingkuhan, diduga korban menjalin hubungan perselingkuhan dengan istri pelaku," Beber Suryono, pada Rabu (25/10/2023).

Kemudian, lanjut Suryono, pelaku juga mengakui, jika aksinya itu telah direncanakan selama 2 hari. Polisi juga menduga ada keterlibatan orang lain yang membantu pelaku dalam melaksanakan aksinya.

"Korban dibacok tujuh kali oleh pelaku, di area kepala, bahu, dan badan korban, hingga akhirnya menyebabkan korban meninggal dunia," tambahnya.

Baca Juga: Organisasi Aremania Utas Ganti Kerugian Wisatawan Asal Surabaya

Sementara itu, saat ini pelaku sudah diamankan di Polres Tuban guna proses hukum lebih lanjut.

Sebelumnya, Jano (45) warga Dusun Ngindahan, Desa Guwoterus, Kecamatan Montong pelaku pembacokan Agus Sutrisno (33) seorang Sekretaris Desa Sidonganti Kecamatan Kerek Kabupaten Tuban hingga tewas akhirnya menyerahkan diri ke Polsek Grabagan pada Selasa (24/10/2024) sekira pukul 19.00 WIB. Setelah sempat 10 jam melarikan diri.

Sebelum ditemukan tewas mengenaskan penuh luka bacok korban diketahui hendak berangkat untuk rapat di kantor Kecamatan Kerek dengan mengendarai sepedah motor yang kemudian ditabrak oleh pelaku dengan menggunakan mobil pikup hingga terjatuh.

Baca Juga: Kasus Pengeroyokan Wisatawan Asal Surabaya Oleh Oknum Aremania Berakhir Damai

Korban juga sempat lari, hingga akhirnya dikejar dan diserang secara membabi-buta oleh pelaku dengan menggunakan parang hingga akhirnya korban tewas.

 

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.