Selasa, 23 Jun 2026 02:08 WIB

Pekan Kreatif Ponorogo, Bangkitkan Perekonomian Daerah

Pembukaan Pekan Kreatif Ponorogo. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)
Pembukaan Pekan Kreatif Ponorogo. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

jatimnow.com - Gelaran Pekan Kreatif Ponorogo telah dimulai pada Selasa (24/10/2023) malam. Pekan Kreatif Ponorogo berlangsung hingga tanggal 28 Oktober 2023. Ini merupakan bagian dari upaya Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko mewujudkan eksistensi kota kreatif di Bumi Reog.

Acara ini diinisiasi oleh Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Pemuda Olahraga (Disbudparpora) dan telah menarik banyak stand ekonomi kreatif. Acara dibuka dengan pembagian jajan pasar dan getuk serta pesta kembang api.

Baca Juga: Mahasiswa UNTAG Surabaya Bantu UMKM Mojo Urus Legalitas dan Go Digital

"Ponorogo sekarang benar-benar menjadi kabupaten kreatif yang bukan hanya menjadi slogan tetapi juga kenyataan," ujar Kang Giri, sapaan akrab Bupati Ponorogo, sesaat setelah membuka acara.

Dia menjelaskan bahwa acara ini adalah salah satu upaya Pemkab Ponorogo untuk membangkitkan perekonomian daerah. Rencananya juga mengadakan event di Ponorogo setiap bulan guna memacu pertumbuhan ekonomi.

"Ketika ada event, ada kincir ekonomi. Sehingga akan ada spending. Akan ada kreatif yang muncul. Mudah-mudahan tahun depan ekosistem wisata tumbuh dengan bagus,” kata Kang Giri.

Kang Giri berharap bahwa tahun depan akan ada ekosistem wisata yang berkembang dengan baik. Dia juga mencatat bahwa ada ruang bagi pengembangan barang-barang kreatif di sepanjang beberapa jalan utama di Ponorogo, seperti Jalan HOS Cokroaminoto, Jenderal Sudirman, dan Jalan Urip Sumoharjo.

Baca Juga: Kisah Pelaku UMKM Ring Satu Melejit Berkat Program Lontar Petrokimia Gresik

“Saat ini masih didominasi oleh angkringan dan kafe. Bukan tidak baik, tapi alangkah baik ada lukisan, da yang kreatif lainnya,” terangny.

Dia berharap ada peningkatan ekosistem pariwisata yang melibatkan barang-barang kreatif di daerah tersebut.

Kepala Disbudparpora Ponorogo, Judha Slamet Sarwo Edhi, menjelaskan bahwa Ponorogo telah diakui oleh pemerintah RI melalui Kemenparekraf sebagai kota kreatif Indonesia pada tahun 2022.

Baca Juga: Gerai UMKM Segera Dibangun di Kawasan Gereja Merah Probolinggo

Pekan Kreatif Ponorogo melibatkan berbagai kegiatan seperti bazar, lomba batik, kuliner, festival gerabah, festival film, dan lainnya.

Dia juga menyampaikan bahwa pada tahun 2024, Ponorogo akan menyambut sidang penetapan kesenian Reyog sebagai warisan budaya tak benda dari ICH Unesco.

“Saya harap bahwa Reog akan mendapatkan pengakuan sebagai warisan budaya tak benda dari Unesco pada tahun 2024,” pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.