Minggu, 21 Jun 2026 11:15 WIB

DLHKP Kota Kediri Lanjut Bersihkan Stadion Brawijaya Pakai Allet Mower

Kondisi rumput Stadion Brawijaya Kediri. (Foto: Tom Bradshaw/facebook)
Kondisi rumput Stadion Brawijaya Kediri. (Foto: Tom Bradshaw/facebook)

jatimnow.com - Hari ini, Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Pertamanan (DLHKP) Kota Kediri kembali akan melanjutkan bersih-bersih Stadion Brawijaya, Senin (23/10/2023).

Usai acara Kota Kediri Bersholawat bersama Habib Syech bin Abdul Qadir Assegaf, pada Sabtu (21/10/2023), memang sampah berserakan di markas Persik Kediri itu. Namun, Pemerintah Kota Kediri memastikan Brawijaya kembali bisa digunakan Macan Putih untuk laga melawan Persebaya Surabaya, Jumat nanti.

Baca Juga: Jelang Suroan, Mbak Vinanda Minta Satpol PP Berantas Peredaran Miras di Kota Kediri

Selesai acara DLHKP memang langsung gerak cepat mengerahkan 25 personil kebersihan untuk membersihkan sampah plastik dan sisa makanan yang berserakan di Stadion Brawijaya. Aksi itu dilakukan hingga Minggu (22/10/2023) dini hari.

"Sampah-sampah (5 truk) tersebut juga langsung dikirim ke tempat pembuangan akhir (TPA)," tegas Anang.

Hanya memang, lanjut Anang masih menyisakan sampah kertas kecil-kecil yang sulit terambil. Hari ini pembersihan fokus terhadap sampah itu. DLHKP sudah mendatangkan alat Allet Mower untuk memastikan stadion benar-benar bersih.

Baca Juga: Wali Kota Kediri Dorong Data Akurat untuk Pembangunan dalam Sensus Ekonomi 2026

“Alat ini kita datangkan dari Jakarta untuk menyiangi rumput dan memastikan Stadion Brawijaya benar-benar bersih dari sampah-sampah kecil," jelas Anang.

Setelah melakukan pembersihan yang maksimal, pihaknya juga akan melakukan treatment perawatan pada rumput di Stadion Brawijaya.

Baca Juga: DLHKP Kota Kediri Cek Armada Operasional, Pastikan Layanan Tetap Optimal

“Setelah pembersihan nanti, kita akan lakukan penyiraman dan pemotongan rumput sebagaimana standart pelaksanaan pertandingan Liga 1," tandasnya.

pemkoy

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.