Rabu, 17 Jun 2026 08:47 WIB

Seleksi PPPK Diumumkan, Pj Bupati Bangkalan: Jika Ada yang Minta Uang Laporkan!

Pj Bupati Bangkalan, Arief M Edie (kanan) bersama Plt Kepala BKPSDA Bangkalan, Joko Supriyono (kiri).
Pj Bupati Bangkalan, Arief M Edie (kanan) bersama Plt Kepala BKPSDA Bangkalan, Joko Supriyono (kiri).

jatimnow.com - Hasil seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Pemkab Bangkalan sudah diumumkan beberapa hari yang lalu.

Namun hingga tanggal 23 Oktober mendatang masih diberikan masa sanggah untuk peserta yang masih belum lolos.

Baca Juga: DPRD Jember Soroti Rendahnya Gaji PPPK Nakes, Ancam Evaluasi Kadinkes

Pj Bupati Bangkalan, Arief M Edie mengatakan, selama masa sanggah, peserta diharapkan tidak mempercayai jika ada oknum yang mengaku bisa meloloskan peserta. Sebab, seleksi tersebut dilaksanakan secara fair dan ia memastikan tidak ada peserta titipan.

"Tidak ada titipan dan tidak perlu membayar sepeserpun. Jadi jangan pernah percaya jika ada oknum yang mengiming-imingi bisa lolos dalam seleksi ini," ujarnya, Sabtu (21/10).

Baca Juga: Bupati Jember Jamin Tak Ada Pemutusan Hubungan Kerja PPPK

Tak hanya itu, Arief juga meminta seluruh masyarakat bekerjasama untuk segera melaporkan pada dirinya jika terdapat peserta lain yang lolos dengan menyogok.

"Jika ada teman kalian yang lolos dari hasil membayar atau titipan, laporkan ke saya. Saya akan copot orang tersebut dan juga oknum yang terlibat didalamnya," tegasnya.

Baca Juga: Diduga Sengaja Lompat ke Sungai Tunjung Bangkalan, Ibu dan Anak Ditemukan Tewas

Bahkan ia tidak akan memberikan toleransi apapun pada pihak-pihak yang berusaha berbuat curang untuk bisa masuk menjadi pegawai di pemerintah itu. Menurutnya, berhasil atau tidaknya peserta dalam seleksi tergantung dengan kemampuan masing-masing.

"Kita butuh orang-orang yang memang kompeten di bidangnya. Dan seleksi ini bisa lolos berdasarkan kemampuan masing-masing peserta. Mari kita bersama-sama perbaiki Bangkalan," pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.