Jumat, 19 Jun 2026 05:09 WIB

Penemuan Jasad Bayi di Sungai Ponorogo, Polisi Periksa Ibu Kandung

Kasatreskrim Polres Ponorogo, AKP Nikolas Bagas Yudhi Kurnia (Ahmad Fauzani/jatimnow.com)
Kasatreskrim Polres Ponorogo, AKP Nikolas Bagas Yudhi Kurnia (Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

jatimnow.com - Kasus pembuangan jasad bayi yang ditemukan di Sungai Keden, Dusun Poh Sawit, Desa Karangan, Kecamatan Badegan, Kabupaten Ponorogo, terus bergulir.

Hingga saat ini ada 6 saksi yang telah dilakukan pemeriksaan.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

“Kemarin itu ada 4 orang. Hari ini ditambah 2 orang. Total 6 saksi,” ujar Kasatreskrim Polres Ponorogo, AKP Nikolas Bagas Yudhi Kurnia, Jumat (20/10/2023).

Keenam saksi itu bermacam-macam, mulai dari yang menemukan jasad bayi di sungai, warga sekitar lokasi, juga ada ibu bayi.

“Ibu bayi juga kami periksa juga. Masih kami periksa. Statusnya masih saksi, baru lahiran jadi masih lemah kondisinya,” tegasnya.

Menurutnya, terungkapnya ibu jasad bayi ketika tim melakukan olah TKP. Saat itu, ditemukan seorang ibu habis melahirkan dan dirawat di rumah sakit.

“Mengarah ya itu, ditemukan ibu melahirkan, bayinya ndak ada. Kami lakukan pemeriksaan. Masih saksi statusnya,” bebernya.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Sehingga, 6 saksi itu, selain yang menemukan juga tetangga sekitar. Pun ibu bayi, juga keluarga dari ibu bayi.

“Masih kami lakukan pemeriksaan. Kalau sudah terungkap nanti pasti kami beritahu,” pungkas AKP Nikolas.

Sebelumnya, Tim Forensik Polda Jatim telah selesai melakukan autopsi terhadap jasad bayi perempuan yang dibuang di Sungai Keden, Dusun Poh Sawit, Desa Karangan, Kecamatan Badegan, Kabupaten Ponorogo.

Autopsi dilakukan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Harjono Ponorogo, selama 2 jam.

Baca Juga: Jelang Ramadan Harga Bapokting di Ponorogo Terpantau Stabil

Hasilnya, bayi yang ditemukan itu lahir dalam keadaan hidup. Terdapat luka pada bagian tubuh atas karena benda tumpul.

Bayi ketika lahir dalam hidup. Kemudian dilakukan pemukulan di bagian atas. Lalu dibuang ke sungai dan ditemukan oleh warga.

Bayi dilahirkan belum cukup umur. Dalam artian, dilahirkan sebelum 9 bulan. Ibu bayi minum obat perangsang sehingga menyebabkan bayi lahir.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.