Jumat, 12 Jun 2026 14:04 WIB

PT Cargill Indonesia bersama Jurnalis Gresik Bahas Teknologi AI bagi Dunia Media

CEO Kapanlagi Younivers, Wenseslaus Manggut, di acara Gathering Media yang diselenggarakan PT Cargill Cocoa and Chocolate Gresik. (Foto: Sahlul Fahmi/jatimnow.com)
CEO Kapanlagi Younivers, Wenseslaus Manggut, di acara Gathering Media yang diselenggarakan PT Cargill Cocoa and Chocolate Gresik. (Foto: Sahlul Fahmi/jatimnow.com)

jatimnow.com - Maraknya teknologi Artificial Intelligence (AI) alias kecerdasan buatan menimbulkan tantangan dalam berbagai aspek profesi.

Tak terkecuali dalam dunia jurnalisme, kini perusahaan media massa mau tidak mau harus siap dengan disrupsi yang terjadi dalam tradisi kerja mereka.

Baca Juga: Kampung SIBA KLASIK Gresik Terapkan Kurban Minim Sampah

Hal ini dibedah dalam dialog terbatas tentang Teknologi Artificial Intelegence (AI) di kesempatan Gathering Media yang diselenggarakan PT Cargill Cocoa and Chocolate Gresik, di salah satu hotel, Rabu (18/10/2023).

Salah satu narasumber, Irfan Wahyudi, ahli kajian komunikasi dan masyarakat Universitas Airlangga menyampaikan, praktik AI di dunia jurnalisme ini sudah dimulai, seperti pembaca/pembawa berita, alias news anchor.

Namun, tidak serta merta peran manusia bisa diganti dengan AI, tetapi lebih pada pembagian peran yang setara.

"AI adalah mesin bahasa, bukan mesin kebenaran, faktor manusia masih sentral dalam industri media. Konkritnya, AI tidak mungkin bisa turun ke lapangan melakukan reportase dan memverifikasi peristiwa yang belum terekam di dunia digital," terang Irfan, yang sedang studi di Belanda.

Sementara itu, narasumber lain, CEO Kapanlagi Younivers Wenseslaus Manggut menyebutkan, adanya AI bisa menjadi peluang bagi industri jurnalisme untuk mensuplai bahan data bagi perusahaan AI.

Baca Juga: JIIPE Peduli Bagikan Puluhan Hewan Kurban ke Masyarakat Gresik

Wens mengetengahkan, memang AI bisa mensistematisasi data - data dan sangat cepat dalam membantu riset atau membuat produk jurnalistik, baik teks, foto, video atau infografik. Tapi data-data yang dikumpulkan AI biasanya yang sudah ada di database digital.

"Kalau misalnya teman-teman wartawan melakukan reportase tentang informasi yang baru, seperti jujukan tempat makan enak di Gresik, tentu harus datang ke lokasi, melakukan reportase dan penulisan. Itu yang tidak dapat dilakukan AI," imbuh terang Wens.

Nah di sisi itu, lanjut Wens, peluang ada, bila perusahaan AI mau memakai data itu untuk keperluan database pelayanannya ya harus membayar ke media yang menerbitkan.

Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan dan Kementerian Koperasi Jalin Kerjasama Jaminan Sosial

"Makanya setelah aturan Publisher Rights kita dorong aturan yang mengatur hubungan perusahaan AI dengan perusahaan pers ini," imbuh Wens.

Intinya, menurut Wens, AI tidak akan mungkin melakukan sepenuhnya tugas-tugas dan fungsi jurnalis atau wartawan.

"Namun bisa dimanfaatkan untuk menunjang kerja jurnalisme itu," tandasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.