Selasa, 16 Jun 2026 03:47 WIB

Warga Gondanglegi Malang Tewas Dibacok Tetangga Gara-gara Menabur Garam

Evakuasi jenazah korban pembacokan. (Foto: Polsek Gondanglegi)
Evakuasi jenazah korban pembacokan. (Foto: Polsek Gondanglegi)

jatimnow.com - Seorang pria dilaporkan tewas bersimbah darah dengan luka sabetan senjata tajam di Desa Ganjaran, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang pada pukul 21.20 Wib, Rabu (18/10/2023).

Korban diketahui bernama Kusaeri (60) warga setempat, diduga ia tewas dianiaya oleh tetangganya sendiri. 

Baca Juga: Muhammadiyah Bangun Pabrik Infus di Malang, Nilai Investasi Capai Rp800 Miliar

Kapolsek Gondanglegi, Kompol Pujiono membenarkan adanya peristiwa tersebut. Saat ini kasus tersebut sudah ditangani oleh Satreskrim Polres Malang.

"Ya benar, tadi malam. Sekarang sudah dalam penanganan pihak Polres Malang. Saat ditemukan memang ada beberapa bekas luka sabetan senjata tajam seperti di leher, punggung, wajah, tangan, dan perut," katanya, Kamis (19/10/2023).

Terpisah, Kepala Desa Ganjaran, Ali Sadikin saat dihubungi mengatakan korban diduga mendapat penganiayaan dari tetangganya sendiri bernama Yadi (60). 

Baca Juga: Pendaki Ilegal Gunung Semeru Berhasil Dievakuasi, Pengelola Jatuhi Sanksi

"Keterangan pelaku yang sudah diamankan oleh Polres Malang katanya ia dendam pada korban. Dendamnya sudah dipendam 8 tahun karena sering menabur garam yang diyakini pelaku ada ilmunya," katanya.

Lanjut Ali, pelaku jengkel sebab korban sering menabur garam di rumah hingga kandang kambing pelaku. Kejengkelan pelaku memuncak lantaran ada salah satu kambingnya yang mati, diduga akibat taburan garam yang diyakini ada ilmunya itu.

"Tapi itu keterangan dari pelaku loh ya. Jadi ia sakit hati dan dendam. Hingga membuat pelaku nekat membacok korban saat korban pulang mengendarai sepeda motornya setelah mengikuti istighosah," tuturnya.

Baca Juga: Diduga Menjadi Korban Penganiayaan, Ajudan Wakapolres Blitar Alami Hidung Patah

Saat itu jalanan sepi, pelaku menghadang dan langsung menyabetkan celurit cukup besar ke tubuh korban hingga tewas di tempat.

"Tubuh korban ditemukan oleh salah satu keponakannya dan melapor ke desa. Pelaku juga langsung menyerahkan diri ke pihak desa kepada pihak yang berwajib," jelasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.