Sabtu, 20 Jun 2026 10:08 WIB

Viral di Medsos, Penemuan Jasad Bayi di Sungai Keden Ponorogo

Tangkapan layar bayi dibuang di Sungai Keden (Instagram @ponorogo.update for jatimnow.com)
Tangkapan layar bayi dibuang di Sungai Keden (Instagram @ponorogo.update for jatimnow.com)

jatimnow.com - Video amatir berisi tentang penemuan bayi tak bernyawa di Sungai Keden, Dukuh Poh Sawit, Desa Karangan, Kecamatan Badegan, Kabupaten Ponorogo, viral di media sosial

Ada beberapa video amatir yang menyebar. Salah satu yang mengupload adalah instagram @ponorogo.update.

Baca Juga: ASN Kota Probolinggo Ditantang Manfaatkan Medsos untuk Promosi Daerah

Dalam video terlihat bahwa jasad bayi meninggal dengan kondisi tali pusar yang masih menempel di perut bayi. Video tersebut dikomentari oleh ribuan netizen.

“Jam 5 sore jelang magrib warga geger. Yang pertama menemukan itu pemancing yang mencari lumut,” ujar Tukiran, Selasa (17/10/2023).

Karena itu, kemudian lokasi geger. Lantaran panik, tidak ada yang berani atau mengevakuasi bayi. Warga memilih melaporkan ke kepolisian.

“Lapor RT, terus dilanjutkan ke desa. Lalu polisi datang. Dan dievakusi serta dibawa ke RSUD dr Harjoni,” kata Tukiran.

Kapolsek Badegan, AKP Haryono mengatakan bahwa bayi telah dievakuasi tadi malam.

“Ada olah TKP ulang. Bayi sudah dibawa ke RSUD dr Harjono. Kasus kami limpahkan ke unit PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) Satreskrim Polres Ponorogo,” jelasnya.

Baca Juga: Medsos Bikin Anak Makin Individualis, Pakar Tekankan Peran Krusial Orang Tua

Bayi dilakukan visum luar oleh petugas forensik RSUD dr Harjono. Sebelum dilakukan autopsi secara keseluruhan oleh tim forensik dari RSU Bhayangkara Kediri.

Hasil visum luar tersebut menyatakan bahwa bayi berjenis kelamin perempuan, memiliki berat badan 1,6 kilogram dengan panjang kurang lebih 43 centimeter.

“Sempurna kalau dilihat tanpa kekurangan apapun,” beber penanggung jawab ruangan pemula saran jenazah di RSUD dr Harjono Ponorogo, Anike Wahyu, Selasa (17/10/2023).

Dia menjelaskan bahwa kondisi bayi tersebut masih bagus. Hanya saja sudah mulai mengeluarkan bau menyengat.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Hasil visum luar, diduga bayi dibuang dengan ditemukan jaraknya kurang dari 24 jam.

Ketika ditanya, apakah jasad bayi ditemukan itu sudah cukup umur atau dilahirkan dipaksa, Anike mengaku tidak tahu pasti.

“Kalau dikeluarkan paksa atau memang waktunya lahir saya kurang tahu. Itu tadi hanya sekilas saja dari visum luar,” pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.