Jumat, 19 Jun 2026 07:33 WIB

Sambut Pesawat Sukhoi, 40 Personel TNI AU Pembekalan Bahasa Rusia

Pesawat tempur Sukhoi buatan Rusia
Pesawat tempur Sukhoi buatan Rusia

jatimnow.com - Kepastian TNI AU akan mendapat hibah pesawat Sukhoi 35 dari Rusia sudah valid. Bahkan, Sukhoi 35 dari Rusia akan menjadi pesawat andalan Indonesia.

Tak ayal, TNI AU harus mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) yang mampu berbahasa Rusia.

Baca Juga: Jenazah Pilot T50i Golden Eagle Lettu Pnb Allan Safitra Diterbangkan ke Jakarta

"Jadi mulai awal September nanti akan dibuka Sekolah Bahasa (Sesa) Lanud Iswahjudi, SkadiK 505 Wingdikum," kata Kadispers Lanud Iswahjudi Kolonel Nav Saeful Rakhmat

Rencananya Kursus Intensif Bahasa Asing (KIBA) Rusia akan diikuti oleh 40 Prajurit yang terdiri dari 9 perwira, 15 Bintara dan 16 Tamtama. sedangkan kursus dilaksanakan selama tiga bulan dari tanggal 3 Septembar hingga 27 Nopember.

“Diharapkan dengan dilaksanakannya kursus Bahasa Rusia nantinya personel khususnya sebagian besar Skadron Udara 14 Lanud Iswahjudi bisa mengerti dan memahami Bahasa rusia.  Sehingga kesiapan sumber daya manusia dapat mengaplikasikan tugasnya sebagai penerbang dan teknisi pesawat Sukhoi nantinya," ujarnya.

Baca Juga: Jatuh di Blora, Pesawat T50i Golden Eagle Diawaki Perwira Lulusan AAU 2015

TNI AU dalam mempersiapkan SDM dalam menyongsong pesawat Sukhoi 35, menggandeng lembaga dari luar TNI AU yaitu dengan mendatangkan instruktur dari lembaga Bahasa Internasional Fakultas Ilmu pengetahuan dan budaya, Universitas Indonesia.

Selain itu pelaksanaan kursus KIBA Rusia ini untuk membekali para teknisi sekaligus mewujudkan personel TNI AU yang profesional dan mampu melaksanakan penugasan yang memerlukan kemampuan Bahasa Rusia.

Menurut rencana kursus intensif bahasa asing Rusia, akan dilaksanakan beberapa gelombang dan yang dilaksanakan kali ini merupakan gelombang ke III tahun 2018.

Baca Juga: Perjalanan Pesawat T50i Golden Eagle dari Take Off hingga Hilang Kontak

Reporter: Mita Kusuma
Editor: Erwin Yohanes

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.