Rabu, 17 Jun 2026 01:30 WIB

Bocah di Kota Malang Diduga Dianiaya Keluarganya, 5 Orang Diamankan Polisi

ilustrasi
ilustrasi

jatimnow.com - Warga Jalan KH Malik Dalam, Kecamatan Buring, Kelurahan Kedungkandang, Kota Malang gempar lantaran ada seorang bocah berinisal D yang diduga dianiaya oleh keluarganya sendiri.

Saat ini bocah tersebut sudah berada di RSSA Malang untuk mendapatkan perawatan intensif karena kondisinya cukup memperihatinkan.

Baca Juga: Diduga Menjadi Korban Penganiayaan, Ajudan Wakapolres Blitar Alami Hidung Patah

Kasatreskrim Polresta Malang Kota, Kompol Danang Yudanto mengaku ada penganiayaan tersebut. Bahkan petugas sudah mengamankan pihak keluarga yang diduga melakukan penganiayaan.

"Ya benar, total ada 5 orang yang kita amankan, mereka merupakan keluarga anak tersebut. Sekarang sudah kita tahan," katanya, Kamis 12 Oktober 2023.

Terpisah, keterangan dari warga setempat yang enggan namanya disebut menuturkan, awalnya pada Senin 9 Oktober 2023 malam warga bersama RW dan polisi menggerebek rumah tersebut.

"Kemarin warga didampingi kepolisian menggerebek rumahnya. Warga menyampaikan supaya anak itu diamankan agar tidak disiksa terus oleh keluarganya," katanya.

Dalam penggerebekan itu polisi juga mengamankan beberapa alat yang diduga dipakai menganiaya korban antara lain panci elektronik, kemoceng, cangkir, dan lainnya.

Baca Juga: Organisasi Aremania Utas Ganti Kerugian Wisatawan Asal Surabaya

"Pas diamankan korban sempat ditanyai oleh warga. Katanya ia pernah disuruh memasukan tangan di air mendidih. Korban juga nampak kurus dan tak terurus. Bahkan pernah kami menjumpai dia waktu jemur pakaian kakinya gemetar nampak tidak kuat," bebernya.

Nampak beberapa luka juga ada di beberapa bagian tubuhnya antara lain kepala, tangan, pelipis berdarah, luka lebam di kaki, serta lainnya.

Selain itu kata korban, disekap di ruang samping kamar mandi berukuran 1,5 meter x 1,5 meter.

Baca Juga: Kasus Pengeroyokan Wisatawan Asal Surabaya Oleh Oknum Aremania Berakhir Damai

"Bahkan waktu tidur ia hanya memakai papan triplek yang ada di bawah meja ruangan tersebut," imbuhnya.

Saat ditanya siapa saja penghuni rumah tersebut? Salah satu warga kembali bercerita bila ada ayah kandung korban, ibu tiri korban, anak ibu tiri, dan mertuanya. Jadi ayah korban tinggal bersama korban di rumah istri sirih atau ibu tiri korban.

"Menempati rumah sudah 3 tahunan. Ayahnya berprofesi sebagai pedagang asongan dan istrinya tidak bekerja," tukasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.