Sabtu, 20 Jun 2026 15:44 WIB

Pemkab Trenggalek Siapkan Anggaran Rp8 Miliar Atasi Kekeringan

Warga Trenggalek saat mencari air bersih. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Warga Trenggalek saat mencari air bersih. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Belasan desa di Trenggalek mengalami kesulitan air bersih. Pemkab Trenggalek berencana akan membuat sumur bor di 66 desa yang masuk dalam peta potensi bencana kekeringan.

Berdasarkan data BPBD setempat, krisis air bersih ini terjadi di 14 desa di 8 kecamatan. Pihak BPBD sendiri melakukan droping air bersih untuk memenuhi kebutuhan warga desa terdampak kekeringan ini.

Baca Juga: Ruang Kelas Ambruk, BPBD Tulungagung Siapkan Tenda Darurat Untuk Belajar Siswa

Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin mengatakan, pihaknya telah meminta kepada BPBD untuk melakukan droping air bersih secara berkala. Ratusan unit mobil tangki telah disiapkan untuk membantu pelaksanaan droping air bersih ini.

Selain itu Pemkab telah menyiapkan anggaran sebanyak Rp 8 Miliar guna mengatasi bencana kekeringan ini.

"Dana ini bersumber dari APBD serta bantuan yang saat ini sedang diajukan ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), melalui Pemprov Jatim," ujarnya, Sabtu (07/10/2023).

Baca Juga: Puluhan Tandon Air Disiapkan BPBD Tulungagung Untuk Antisipasi Kekeringan

Sementara itu, Kalaksa BPBD Trenggalek, Stefanus Triadi menambahkan, pihaknya telah mengajukan permohonan bantuan kepada BNPB melalui Pemrov Jatim.

Di dalam permohonan tersebut,mereka meminta untuk diberi bantuan dalam bentuk air bersih, kebutuhan saranan prasarana hingga pembuatan sumur bor.
"Kami mengacu pada data bencana kekeringan di Trenggalek tahun 2019, dalam pengajuan bantuan bencana kekeringan," imbuhnya.

Baca Juga: Wabup Syah Serahkan Sapi Kurban Prabowo di Trenggalek, Dibeli dari Pogalan

Berdasarkan data tersebut, terdapat 66 desa di Trenggalek yang berpotensi mengalami bencana kekeringan. Meskipun saat ini bencana kekeringan melanda di 14 desa. Mereka mewacanakan pembuatan sumur bor di 66 Desa rawan bencana kekeringan.

"Kami juga masih melakukan pendataan berapa warga yang terdampak bencana kekeringan di Trenggalek," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.