Senin, 22 Jun 2026 17:45 WIB

Kejinya Tersangka Penganiayaan Janda asal Sukabumi yang Tewas usai Karaoke di Surabaya

  • Penulis : Haryo Agus
  • | Jumat, 06 Okt 2023 17:17 WIB
Polrestabes Surabaya menyampaikan keterangan resmi atas tewasnya DSA. (Foto: Haryo Agus/jatimnow.com)
Polrestabes Surabaya menyampaikan keterangan resmi atas tewasnya DSA. (Foto: Haryo Agus/jatimnow.com)

jatimnow.com - Polrestabes Surabaya menetapkan Gregorius Ronald Tannur (GRT) tersangka penganiayaan DSA, janda asal Sukabumi yang tewas usai karaoke di Blackhole KTV Surabaya.

Saat press rilis di Mapolrestabes Surabaya, tim forensik RSUD dr Soetomo, Reni Sumulyo menjelaskan, dari hasil autopsi jenazah DSA, ditemukan adanya luka di sekujur tubuh. Luka tersebut diduga akibat penganiayaan oleh tersangka hingga menyebabkan korban tewas.

Baca Juga: Tiga Warga Sidotopo Jadi Korban Dugaan Perampasan dan Penganiayaan Saat HUT Persebaya

"Kami menemukan luka memar pada kepala bagian belakang, kemudian leher kanan kiri, rahang atas, sendi atas, bagian dada sebelah kiri dan tengah, kemudian perut kiri bawah, pada lutut kanan, pada tungkai kaki atas atau paha kemudian pada punggung," ungkap Reni, Jumat (06/10/2023).

Tak hanya luka luar, dari hasil pemeriksaan bagian dalam juga ditemukan beberapa luka pada organ tubuh.

"Pemeriksaan bagian dalam kami menemukan adanya resapan darah pada leher, kemudian patah tulang disertai resapan darah pada rusuk bagian 2 sampai 6. Kemudian ada luka memar pada organ paru, kerusakan hati," lanjutnya.

Luka di sekujur tubuh DSA, diduga karena aksi pemukulan dengan botol minuman keras hingga dilindas mobil yang dilakukan oleh tersangka. Korban bahkan diketahui terseret 5 meter saat dilindas mobil.

Baca Juga: Bentrok Pesilat di Kalijudan Surabaya, Polisi Segera Bekuk Pelaku

Bersamaan, Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Pasma Royce menjelaskan aksi penganiayaan oleh tersangka dilakukan di tempat karaoke Blackhole KTV Surabaya dan di parkiran Land Marc Mall Surabaya.

"Pada Rabu, 4 Oktober, sekira pukul 00.10 korban DSA dan GRT disaksikan petugas sekuriti, cekcok. Dalam pertengkaran itu ada penendangan ke arah kaki kanan korban. Hingga korban DSA terjatuh sampai posisi duduk. Dan kemudian setelah duduk, GRT melakukan pemukulan kepala korban DSA sebanyak dua kali dengan menggunakan botol minuman merek tequella," ungkap Pasma.

Saat di parkiran karaoke, korban yang sudah lemas kemudian duduk bersandar pada pintu sebelah kiri pintu mobil. Tersangka yang berada di bangku kemudi lalu melajukan mobil ke arah kanan hingga melindas korban.

Baca Juga: Pengesahan PSHT, Polrestabes Surabaya Kerahkan Pengamanan Gabungan

"Sehingga mengakibatkan korban terlindas sebagian tubuhnya dan terseret sejauh 5 meter kurang lebih. Setelah sekuriti datang akhirnya saksi menaikkan tubuh korban ke dalam mobil bagian belakang dan dibawa ke apartemen di PTC," ungkapnya.

Kepolisian menetapkan Ronald sebagai tersangka dengan sangkaan pasal 351 ayat 3 KUHP dan atau 359 KUHP dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.