Kamis, 18 Jun 2026 16:58 WIB

Wamenag Sampaikan Ini saat Kunjungi Ponpes Al Rosyid Bojonegoro

Wakil Menteri Agama RI Saiful Rahmat Dasuki saat di Ponpes Al Rosyid Dander Bojonegoro. (Foto-foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)
Wakil Menteri Agama RI Saiful Rahmat Dasuki saat di Ponpes Al Rosyid Dander Bojonegoro. (Foto-foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)

jatimnow.com - Wakil Menteri Agama Republik Indonesia (RI) Saiful Rahmat Dasuki kunjungi Pondok Pesantren Al Rosyid di Desa Sumbertlaseh Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro, pada Selasa (26/9/2023) petang.

Wamenag menyebut tengah membentuk Dirjen untuk menaungi dan mengakomodir Pondok Pesantren.

Baca Juga: Jargas PGN Pasok Energi untuk 15 Ribu Santri Pesantren Dalwa

Kunjungan Wamenag RI Gus Saiful di Ponpes Al Rosyid dalam rangka meresmikan gedung baru madrasah ibtidaiyah.

Ia didampingi oleh Kasi Pendis Kanwil Jatim, Kepala Kemenag Bojonegoro dan disambut langsung oleh Pj Bupati Bojonegoro Adriyanto, jajaran Forkopimda, guru dan seluruh santri Ponpes Al Rosyid.

Wamenag RI Saiful Rahmat Dasuki mengatakan pondok pesantren dan santri merupakan aset yang potensial bagi bangsa Indonesia di masa depan. Oleh sebab itu saat ini Kementreian Agama tengah merancang sebuah sistem yang akan mengakomodir pondok pesantren di seluruh Indonesia.

"Pak Menteri Agama saat ini Gus Yaqut Cholil Qoumas, kita ingin membuat Dirjen Pondok Pesantren, karena selama ini Pondok Pesantren di bawah Dirjen Pendis artinya masih menjadi Sub di Dirjen Pendis. Kedepan kita ingin meninggalkan sebuah kebijakan bahwa pondok pesantren akan di naungi satu Kedirjenan," ujar Gus Saiful.

Dibentuknya Dirjen Pondok Pesantren itu, lanjut Gus Saiful, akan fokus meningkatkan kualitas pendidikan serta infrastruktur di podok pesantren.

"Ketika pondok pesantren di bawah suatu naungan Kedirjenan sendiri, maka Dirjen tersebut akan mengelola anggarannya sendiri secara utuh, sehingga harapannya Ponpes-ponpes di seluruh Indonesia dapat tersentuh pembangunan. Ini adalah upaya pemerintah untuk hadir dalam memajukan Pondok Pesantren dan mencerdaskan kehidupan bangsa," sambung Wamenag yang juga Wakil Ketua Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor itu.

Baca Juga: Perkuat Pasokan Gas Nasional, PGN SOR III Kunjungi JTB Bojonegoro

Gus Saiful menyebut bahwa santri merupakan aset bagi bangsa ini yang akan berjaya di masa depan. Ia juga mengulas sejarah perjuangan para santri dalam resolusi jihad yang di cetuskan oleh Hadratus Syeikh KH Hasyim Asy'ari dalam upaya merebut kemerdekaan.

"Tepat tanggal 22 Oktober mendatang akan kita peringati Hari Santri Nasional, ini merupakan wujud nyata penghargaan Negara bagi para santri yang telah ikut berjuang meraih kemerdekaan, " Tambahnya.

Diakhir Gus Saiful berpesan ada 7 progam prioritas Kementrian Agama yakni Penguatan Moderasi Beragama, Transformasi Digital, Tahun Toleransi Beragama, Revitalisasi KUA, Religiosity Index, Kemandirian Pesantren, dan Cyber Islamic University.

"Dari tujuh progam prioritas Kementerian Agama salah satunya yakni penguatan moderasi beragama, tadi saya lihat di gerbang Pesantren ada Pancasila, di tengah-tengah kita hadir pemuka lintas agama. Harmoni inilah yang harus terus kita jaga, kerukunan dan toleransi antar umat beragama, persatuan ini adalah modal untuk kejayaan bangsa Indonesia," tutupnya.

Baca Juga: Gus Salam Sowan ke Kiai Imjaz Jelang Muktamar NU ke-35

Sementara itu, Pj Bupati Bojonegoro Adriyanto menyampaikan terima kasih atas sambutan ramah seluruh warga pesantren. Ia menekankan kerukunan umat beragama di Bojonegoro harus terus dirawat dan dipertahankan.

"Kedepan kita pastikan tidak ada anak-anak di Bojonegoro yang tidak sekolah semua harus sekolah, baik di pondok pesantren maupun di lembaga lainnya, pemerintah daerah akan terus perupaya untuk meningkatkan kualitas mutu pendidikan dan perbaikan fasilitas pendidikan, baik di Pondok Pesantren maupun lembaga pendidikan lainnya," kata dia.

Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Al Rosyid KH Alamul Huda menyampaikan kehadiran Wamenag ini adalah untuk bersilaturahmi sekaligus meresmikan bangunan gedung madrasah ibtidaiyah.

"Kedatangan Wakil Menteri Agama dan Pj Bupati Bojonegoro seperti bintang jatuh di Pondok Al Rosyid ini, tentu kami berharap hadirnya beliau ini dapat menjadi inspirasi bagi para santri untuk giat dalam belajar dan mendatangkan keberkahan," singkatnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.