Minggu, 21 Jun 2026 00:37 WIB

Kuatir Kebanjiran, Bawaslu Ponorogo Desak Pindah Kantor

Kantor Bawaslu Ponorogo di Jalan Trunojoyo (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)
Kantor Bawaslu Ponorogo di Jalan Trunojoyo (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

jatimnow.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Ponorogo ingin segera pindah lokasi. Mereka memiliki alasan kuat untuk mendesak pemindahan kantor mereka.

Ketua Bawaslu Ponorogo, Bahrun Mustofa, mengungkapkan bahwa masalah utama yang mendorong keinginan mereka untuk pindah adalah banjir yang sering mengancam kantor mereka.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

“Kami sudah dua kali melakukan audiensi terkait peminjaman kantor Bawaslu," kata Bahrun Mustofa, Senin (25/9/2023).

Dia menjelaskan bahwa selama musim hujan, air sering masuk ke kantor Bawaslu yang berlokasi di Jalan Trunojoyo, Kelurahan Tambakbayan, Kecamatan/Kabupaten Ponorogo.

Kekhawatiran utama adalah bahwa banjir dapat merusak barang-barang penting dalam kantor mereka, termasuk bukti-bukti terkait pemilihan.

Baca Juga: Berkali Ganti Bupati, Warga Karang Mluwo Jember Masih Dihantui Banjir

“Kantor Bawaslu Ponorogo telah dua kali mengalami banjir,” kata Bahrun ketika ditemui di kantor Bawaslu.

Dalam upaya untuk memecahkan masalah ini, Bawaslu Ponorogo telah mengajukan beberapa opsi kepada Pemerintah Kabupaten Ponorogo. Opsi-opsi tersebut termasuk menggunakan kantor sekolah SDN 1 Tajug yang saat ini kosong, kantor Perpustakaan, dan kantor Dinas Perhubungan (Dishub)

Bahrun menegaskan bahwa pemindahan kantor ini akan meningkatkan efektivitas kerja anggota Bawaslu. Mereka juga menginginkan lokasi kantor yang strategis di pusat kota untuk memudahkan mobilisasi.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Target mereka adalah mulai menempati kantor baru pada bulan Desember. Pemindahan kantor Bawaslu Ponorogo diharapkan dapat mengatasi masalah banjir dan memungkinkan mereka untuk menjalankan tugas pengawasan pemilu dengan lebih efisien.

“Pusat kota agar enak mobilisasinya. Desember audah pindahlah. Jangan sampai kebanjiran kagi,” pungksnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.