Jumat, 19 Jun 2026 13:58 WIB

DPRD Bangkalan Soroti Tetesan Air Garam dari Truk Pengangkut, Diduga jadi Penyebab Kecelakaan

Truk pengangkut garam saat melintas di Bangkalan.
Truk pengangkut garam saat melintas di Bangkalan.

 

jatimnow.com - Tetesan air garam di sepanjang jalan Kecamatan Blega hingga Kecamatan Galis hingga kini masih banyak membasahi jalan tersebut. Hal itu mendapat sorotan DPRD Bangkalan, karena dikuatirkan bisa mengakibatkan terjadi kecelakaan.

Baca Juga: Pemotor Asal Trenggalek Tewas Usai Tabrak Bus di Tulungagung

Ketua Komisi A DPRD Bangkalan, Syaiful Anam mengatakan, ia turut prihatin atas banyaknya pengendara yang menjadi korban kecelakaan yang diduga disebabkan tetesan air garam dari truk pengangkut.

"Kami sangat prihatin karena di jalan tersebut banyak korban jatuh akibat tergelincir karena air garam dari truk yang menetes," ujarnya, Kamis (21/9).

Ia mengatakan, petugas gabungan mulai dari kepolisian dan Dinas Perhubungan sudah mulai melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah kendaraan truk garam yang melintas.

"Petugas gabungan sudah memeriksa 11 unit truk pengangkut garam tujuan luar Madura yang melintasi Bangkalan.Truk-truk inilah yang meneteskan air garam dari bak truk," tambahnya.

Baca Juga: Pelajar Asal Bogor Tewas Terlindas Truk di Gedangan Sidoarjo

Ia mengatakan, air garam yang jatuh dari truk bersamaan dengan solar yang dibalurkan ke badan truk.

"Dari situ, petugas menemukan baluran solar di sudut ban truk. Makanya, saat menetes itu airnya jadi licin," jelasnya.

Politikus Partai Gerindra itu mengatakan, petugas juga menemukan bahwa terdapat tumpukan garam hanya dikemas dengan karung tanpa alas di dalam bak truk.

Baca Juga: Kecelakaan Truk Vs Pickup di Tulungagung, Evakuasi Korban Berlangsung Dramatis

Kini, pihaknya meminta Dishub Provinsi Jatim untuk turun tangan mengambil alih peran dan kewenangan yang lebih terkait permasalahan ini.

"Jadi 4 dinas dari Madura ini sudah bermusyawarah terkait hal itu. Jadi sekarang tugasnya dari Provinsi yang memberikan tindakan karena tetesan air garam ini cukup meresahkan warga," pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.