Kamis, 18 Jun 2026 16:49 WIB

Hari Keselamatan Pasien Sedunia 2023, Bupati Ponorogo: Pasien adalah Sahabat

Penandatangan komitmen keselamatan pasien (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)
Penandatangan komitmen keselamatan pasien (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

jatimnow.com - Peringati Hari Keselamatan Pasien Sedunia 2023, Pemkab Ponorogo mengajak seluruh pihak terlibat untuk berkomitmen dalam memastikan keselamatan pasien.

Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, mengungkapkan komitmennya untuk memastikan keselamatan pasien di Bumi Reog.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

“Kami tekankan pentingnya kesadaran dalam membangun keselamatan pasien serta menghindari praktik medis yang salah, yang sering disebut sebagai malpraktik,” ujarnya, Selasa (19/9/2023).

Sugiri mengatakan, Dinkes Ponorogo mengundang Profesor Adi Utarani dari Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta untuk memberikan pemahaman tentang perlunya memperlakukan pasien dengan penuh perhatian dan empati.

“Dalam konteks ini, pasien dianggap sebagai sahabat sehingga tercipta lingkungan yang aman bagi pasien,” kata Kang Giri, sapaan akrab Sugiri Sancoko.

Baca Juga: Komisi D DPRD Jember Soroti Adanya Kepala Puskesmas yang Rangkap Jabatan

Di kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Ponorogo, Dyah Ayu Puspitaningarti, menjelaskan bahwa Hari Keselamatan Pasien Dunia dirayakan pada tanggal 17 September 2023. Dinkes berperan aktif dalam memperkuat komitmen untuk meningkatkan keselamatan pasien

“Peningkatan keselamatan ini tidak hanya berlaku bagi pasien itu sendiri, tetapi juga melibatkan keluarga pasien, tenaga kesehatan, dan unsur manajemen yang terlibat dalam pelayanan kesehatan,” jelasnya.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Dyah menekankan pentingnya komitmen ini untuk mencegah terjadinya malpraktik atau tindakan medis yang merugikan pasien. Setiap detik berharga dan keselamatan pasien harus menjadi prioritas utama dalam pelayanan kesehatan. Pada akhirnya, upaya ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan perawatan yang aman dan mendukung bagi semua pasien.

“Di mana setiap tindakan medis dilakukan dengan cermat dan penuh rasa tanggung jawab terhadap nyawa setiap pasien,” pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.