Jumat, 19 Jun 2026 11:17 WIB

Trenggiling Ditemukan Warga Ponorogo akan Direhabilitasi di Madiun Umbul Square

Tenggiling Terluka yang Ditemukan di Ponorogo Diselamatkan dan Akan Direhabilitasi di Madiun Umbul Square (Foto: BKSDA for jatimnow.com)
Tenggiling Terluka yang Ditemukan di Ponorogo Diselamatkan dan Akan Direhabilitasi di Madiun Umbul Square (Foto: BKSDA for jatimnow.com)

jatimnow.com - Petugas dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Timur telah berhasil mengevakuasi trenggiling yang ditemukan oleh Fajar Wiharjo di Desa Sahang, Kecamatan Ngebel, Kabupaten Ponorogo.

Trenggiling yang terluka ini, sejenis famili pholidota, akan menjalani rehabilitasi di Madiun Umbul Square. Tenggiling ditemukan dalam kondisi terluka dan lemas, diduga kuat cedera tersebut disebabkan oleh serangan hewan buas di lereng Gunung Wilis.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

“Rencananya, hewan Trenggiling mendapat perawatan intensif dari dokter hewan di Madiun Umbul Square,” ujar petugas resort Konversi Wilayah 06 BKSDA Jatim, Pramundito, Selasa (19/9/2023).

Dia mengatakan setelah melihat bahwa trenggiling tang ditemukan di lereng Gunung Wilis ini memiliki berat sekitar 3 kg, panjang mencapai 60 cm, dan berusia sekitar 2 tahun.

“Setelah dirawat di Madiun Umbul Square kami berencana untuk melepaskannya kembali ke habitat aslinya, yaitu kawasan hutan lereng gunung,” kata Pramundito.

Dia menjelaskan bahwa trenggiling yang ditemukan termasuk dalam jenis Trenggiling manis javanica, yang merupakan hewan yang dilindungi oleh undang-undang karena terancam punah di alam.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Ia berharap jika masyarakat menemukan jenis trenggiling ini yang sehat, mereka segera melepaskannya kembali ke alam bebas.

"Temuan ini merupakan yang pertama kalinya di Ngebel," pungkasnya.

Sebelumnya, Andriani seketika berteriak saat melihat trenggiling di semak belukar di dekat teras rumahnya, Desa Sahang, Kecamatan Ngebel, Kabupaten Ponorogo.

Baca Juga: Jelang Ramadan Harga Bapokting di Ponorogo Terpantau Stabil

Saat ditemukan, trenggiling tersebut dalam kondisi terluka. Mamalia yang unik dengan sisik-sisiknya ini adalah satu-satunya jenis famili pholidota. Trenggiling yang ditemukan memiliki panjang kurang lebih 60 centimeter.

Hingga saat ini, belum diketahui pasti penyebab munculnya tenggiling ini dan dari mana asalnya. Namun, dugaan kuat luka pada trenggiling yang ditemukan kemungkinan digigit oleh hewan buas yang berkeliaran di lereng Gunung Wilis.

Saat menemukan hewan tersebut, Andriani segera berteriak memanggil suaminya, Fajar Wiharjo, yang kemudian mengambil tenggiling tersebut.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.