Senin, 22 Jun 2026 18:55 WIB

Pencarian 8 Nelayan Hilang Dihentikan, Bupati Arifin: Pemantauan melalui Society Community

Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin saat berada di posko pencarian. (Foto: Dok Prokopim Trenggalek for jatimnow.com)
Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin saat berada di posko pencarian. (Foto: Dok Prokopim Trenggalek for jatimnow.com)

jatimnow.com - Setelah sempat diperpanjang selama 2 hari, operasi pencarian 8 nelayan asal Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek yang hilang di Pantai Gayasan, Kecamatan Wonotirto, Kabupaten Blitar, resmi dihentikan. Personel tim SAR Gabungan yang terlibat selama proses pencarian dikembalikan ke satuannya masing-masing.

Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin mengatakan meski secara resmi proses pencarian sudah dihentikan, namun pihaknya berharap pemantauan masih bisa dilakukan.

Baca Juga: Ziarah ke Makam Bung Karno, Kapolri Listyo Sigit Serap Nilai Kepemimpinan Bangsa

Ia berharap komunitas nelayan yang berada di pesisir selatan bila menemukan korban dalam keadaan hidup atau meninggal bisa melakukan evakuasi terlebih dahulu dan menginformasikan agar selanjutnya dilakukan identifikasi.

"Pencarian dan pemantauan bergerak secara Society Community," ujarnya, Senin (18/09/2023).

Faktor cuaca menjadi kendala selama proses pencarian berlangsung. Jarak pandang terbatas karena kabut serta ombak tinggi menyulitkan pencarian.

Sempat terdengar informasi terkait temuan jenazah di pantai masuk daerah Kabupaten Malang. Namun setelah diidentifikasi, jenazah tersebut bukan bagian dari 8 nelayan yang dilaporkan hilang.

Baca Juga: Jenazah Santriwati Asal Kediri yang Terseret Ombak di Blitar Ditemukan

"Kita posisinya masih nihil, secara SOP 7 hari pencarian, kemudian kemarin sempat ditambah 2 hari. Sejak hari pertama menurut keterangan teman-teman yang ada di lapangan, situasi ombak tinggi dan berkabut di sekitar lokasi," tuturnya.

Dalam waktu beberapa bulan terakhir ini, sedikitnya terdapat 3 kecelakaan laut yang melibatkan nelayan asal Kabupaten Trenggalek.

Pihak Pemkab sendiri mencoba melakukan berbagai upaya, di antaranya menghimbau nelayan untuk wajib pakai pelampung saat melaut. Selama ini nelayan enggan mengenakan pelampung karena dinilai mengganggu aktivitas bekerja.

Baca Juga: Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Selain itu, nelayan juga diminta memantau perkembangan cuaca sebelum melaut.

"Saya berharap nelayan jangan nekat kalau dari Syahbandar mengumumkan BMKG kondisi cuaca seperti apa. Tolong sebelum melaut juga dipastikan. Karena ceritanya kemarin itu posisi mereka sudah mau pulang, kemudian tiba-tiba kabut dan jarak pandang terbatas. Selanjutnya, terbawa ke tepian dan dihantam ombak," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, sebuah kapal nelayan asal Pantai Prigi, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek karam di perairan Pantai Gayasan, Kecamatan Wonotirto, Kabupaten Blitar pada Rabu (06/09/2023) lalu. Terdapat 23 nelayan asal Trenggalek yang menjadi korban. 15 nelayan berhasil selamat, sedangkan delapan nelayan masih dinyatakan hilang.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.