Minggu, 14 Jun 2026 20:45 WIB

Mengenal Batu Akik Semeru Lumajang, Bisa Menempel di Magnet

  • Penulis :
  • | Senin, 11 Sep 2023 11:47 WIB
Batu akik Semeru Lumajang. (Foto: Kominfo Lumajang)
Batu akik Semeru Lumajang. (Foto: Kominfo Lumajang)

jatimnow.com - Varian batu alam sangat banyak di Indonesia. Lumajang merupakan salah satu wilayah yang memiliki kekayaan alam yang biasa dikenal dengan sebutan akik ini.

Batu akik jenis bulu macan yang pernah populer beberapa tahun lalu. Kini warga Lumajang juga telah menemukan satu jenis batu akik baru lagi, yakni batu Semeru Lumajang.

Baca Juga: Pendaki Ilegal Gunung Semeru Berhasil Dievakuasi, Pengelola Jatuhi Sanksi

Penemu batu Semeru Lumajang, Sulthon Sodiq mengungkapkan, bahwa dirinya menemukan batu tersebut saat berkegiatan di aliran sungai di wilayah Lumajang.

Karena batu temuannya tersebut memiliki bentuk yang bagus, lalu ia proses menjadi batu akik. Ternyata batu Semeru Lumajang bisa laku dengan harga yang cukup tinggi.

"Waktu melihat pertama kali jenis batu ini uratnya antik. Lalu saya bawa pulang dan diproses kemudian diupload di medsos dan ada pembeli dari Jakarta yang minat," ungkap Sodiq, dilansir laman resmi Pemkab Lumajang, Senin (11/9/2023).

Baca Juga: Terperosok Jurang 375 Meter, Pendaki Semeru Dievakuasi dengan Slope Rescue

Sodiq juga mengungkapkan, secara fisik batu Semeru Lumajang mirip dengan batu pirus hitam. Namun ia menegaskan batu itu bukan termasuk batu jenis pirus.

Selain itu, batu tersebut memiliki ciri yang khas, yakni batunya bisa menempel dengan magnet, dan memiliki titik putih kristal yang membuat urat jala atau urat yang mirip dengan batu pirus.

"Selain mempunyai derusi, batu itu memiliki warna degradasi dari hitam ke abu-abu, ada yang hitam legam, ada yang biru kehitaman dan ada juga yang hijau kehitaman," terangnya.

Baca Juga: Dua Pendaki Ilegal Semeru Berhasil Dievakuasi, Satu Masih Terjebak di Jurang

Dirinya berharap, dengan adanya batu jenis Semeru Lumajang itu, bisa menjadi batu akik khas Lumajang dan dapat dikenal di masyarakat luas. Sehingga pecinta batu akik mulai meningkat lagi serta dapat menumbuhkan perekonomian masyarakat, khususnya pengrajin dan penjual batu akik.

"Harapannya ke depan batu ini bisa terkenal sehingga nantinya juga bisa menambah pemasukan orang-orang Lumajang," harapnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.