Senin, 15 Jun 2026 22:00 WIB

Geram Tak Diperhatikan, Warga Tanami Pohon Pisang di Tengah Jalan

  • Penulis : CF Glorian
  • | Selasa, 28 Agu 2018 10:31 WIB
Jalan yang ditanami pisang
Jalan yang ditanami pisang

jatimnow.com - Geram dengan pemerintah yang tak peka, warga di Desa Karangrejo, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, menanam pohon pisang di tengah jalan. Pohon pisang ditanam warga di jalan yang rusak sepanjang 2 Km, tepat di tengah desa.

Di jalan ini, kondisinya memang rusak. Banyak lubang yang ada di jalan dan nyaris tanpa perhatian. Terlebih, di jalan itu sering dilewati truk bermuatan pasir dengan tonase besar.

Baca Juga: Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

"Katanya karena Mbun (Susilo Prabowo) ditangkap KPK jadi jalannya ndak bisa diperbaiki," kata Joko, Warga setempat, Selasa (28/08/2018).

Jalan yang ditanami pohon pisang oleh warga merupakan jalur utama menuju lokasi tambang pasir Kali Putih. Di jalan sebelah selatan, dari arah Desa Modangan - Karangrejo sudah dicor sepanjang 5 Km.

Sementara di sebelah Utara, sudah dihotmix sepanjang 5 km yang menghubungkan Desa Karangrejo - Desa Sidodadi. Sedangkan tepat di perbatasan Dusun Karangrejo - Sumbersuko, ada portal yang mewajibkan setiap truk membayar Rp30 ribu rupiah per hari. Para warga menyebut, dalam sehari ada seribu truk lalu-lalang di jalan itu.

Warga mengaku sempat bersitegang dengan aparat desa. Pasalnya, pihak desa sempat mencabuti pohon yang ditanam oleh warga. Warga pun mengancam akan melakukan aksi besar-besaran bisa tak ada tanggapan dari pemerintah.

Baca Juga: Santriwati Asal Kediri Hilang Terseret Ombak di di Pantai Pangi Blitar

"Kami sudah tanam tapi pas kami ke sawah kemudian dicabuti. Terus maunya apa? Aspirasi kami ndak diterima. Kalau tetap begini, kami akan demo," sahut Aris yang sudah naik pitam.

Kepala Desa Karangrejo, Sugiana mengatakan aksi warga ini sudah kali ketiga. Pemerintah desa telah berkirim surat kepada Kecamatan yang kemudian teruskan ke Pemkab Blitar melalui Dinas PU. Namun hingga kini belum ada tanggapan.

"Kami harap masyarakat untuk bersabar. Kami sudah berkirim surat, dan insyaallah ini sedang dalam proses," terang Sugiana.

Baca Juga: UNU Blitar Pecat Oknum Dosen Pelaku Pelecehan Seksual

Reporter: CF Glorian
Editor: Erwin Yohanes

 

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.