Minggu, 14 Jun 2026 17:10 WIB

Ragam Dampak Naiknya Harga Minyak Dunia bagi Jawa Timur

Pakar Ekonomi Universitas Surabaya (Ubaya) Bambang Budiarto (foto: Pertamina Patra Niaga for jatimnow.com)
Pakar Ekonomi Universitas Surabaya (Ubaya) Bambang Budiarto (foto: Pertamina Patra Niaga for jatimnow.com)

jatimnow.com - Pakar Ekonomi Universitas Surabaya (Ubaya) Bambang Budiarto menyebut kenaikan harga minyak dunia akan berdampak pada ekonomi dan sosial. Setidaknya ada 5 dampak pada Indonesia, termasuk Jawa Timur.

"Kenaikan harga minyak dunia yang seakan tiada henti, sudah pasti minimal akan melahirkan lima dampak bagi Indonesia, tentu saja termasuk Jawa Timur," ujar Bambang, dalam siaran resminya, Kamis (7/9/2023).

Baca Juga: Indah Kurnia Ajak Warga Sidoarjo Kawal Dana MBG dari APBN

Adapun kelima dampak ekonomi dan sosial tersebut adalah inflasi, biaya impor meninggi, subsidi energi naik tinggi, bertambahnya biaya transportasi, dan ketidakpastian ekonomi.

Sekretaris Umum Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Surabaya itu juga menjelaskan, bahwa pergerakan keseluruhan indikator itu pada gilirannya secara makro tentu akan mengganggu Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

"Kenaikan harga minyak dunia mampu pula menciptakan ketidakpastian ekonomi yang tahapan selanjutnya dapat menghambat investasi juga pertumbuhan ekonomi," jelasnya.

Meski begitu, hal yang perlu digarisbawahi adalah adanya perubahan harga minyak dunia juga memiliki sejumlah dampak positif, seperti peningkatan pendapatan ekspor bagi negara produsen minyak.

"Hal penting yang perlu juga dicatat bahwa keseluruhan efek tersebut juga bergantung bagaimana pemerintah merespon menyikapi dan menindaklanjuti kebijakan ekonomi dan energi," katanya.

Di sisi lain, masyarakat Indonesia, khususnya di Jatim dinilai Bambang sudah 'berdamai' dalam berbagai situasi makro yang kerap tidak pasti itu. Naik turunnya harga minyak dunia membuat masyarakat sudah teruji dalam berbagai situasi.

Baca Juga: Mengapa Indonesia Menolak Neoliberalisme di APBN 2026?

"Saat harga minyak dunia naik, di negeri kita juga naik, masyarakat bisa pahami. Saat harga minyak dunia turun, di negeri kita ternyata tetap naik, yang seperti ini pun juga pernah dialami. Fakta itu menjadikan masyarakat tidak kagetan lagi dengan keberagaman ekonomi yang kadang tidak pasti," bebernya.

Karena itu, penting bagi pemerintah untuk berhati-hati dalam mengambil sebuah keputusan ekonomi, termasuk dalam berkonsumsi, utamanya atas barang-barang yang bersinggungan dengan keberadaan minyak.

"Subsidi memang tak dapat dihindari, saat ini eksistensi subsidi masih sangat dibutuhkan keberadaannya oleh masyarakat," tandas Bambang.

Laporan pada Juli 2023 dari Badan Energi Internasional, permintaan minyak global dapat naik 2,2 juta barel per hari untuk mencapai rekor lebih dari 102 juta barel. Terpangkasnya pasokan dari OPEC plus awal bulan ini juga ikut mengerek harga minyak.

Baca Juga: Delegasi UIN KHAS Jember Ikuti The 2nd International Summer Class 2025 di DPR RI

Arab Saudi pun memangkas produksi sebesar satu juta barel per hari pada Juli kemarin. Demikian juga Rusia yang diperkirakan akan mengurangi produksinya sebesar 500 ribu barel per hari.

Sementara dari data Pertamina Wilayah Jabanusa, pertalite subsidi masih mendominasi market share BBM yakni sekitar 86 persen. Sementara Pertamax hanya 13 persen, Pertamax Turbo 0,3 persen.

Produk baru Pertamax Green baru tersedia di Surabaya dengan market share 0.4 persen. Lalu biosolar subsidi memiliki market share 96 persen. Angka ini diikuti market share Dexlite 2,5 persen dan Pertamina 1,5 persen.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.