Jumat, 19 Jun 2026 05:07 WIB

Demokrat Kota Kediri Sejak Awal Tak Pernah Pasang Baliho Anies Baswedan

Ketua DPC Demokrat Kediri Ashari. (Foto: Dok. Ashari for jatimnow.com)
Ketua DPC Demokrat Kediri Ashari. (Foto: Dok. Ashari for jatimnow.com)

jatimnow.com - Di tengah ribut manuver Anies Baswedan yang diam-diam memilih Muhaimin Iskandar untuk mendampinginya di Pilpres 2024, ada fakta menarik di Kota Kediri. Ternyata, DPC Partai Demokrat di Kota Tahu tidak pernah memasang wajah mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut.

Saat daerah lain ramai menurunkan baliho Anies Baswedan, Ketua DPC Demokrat Kediri Ashari menegaskan dirinya tidak pernah memasang baliho Anies Baswedan dengan logo partai bintang berbentuk segitiga itu.

Baca Juga: Menko AHY Tinjau PT PAL, Perkuat Industri Maritim dan Galangan Kapal Nasional

Alasannya, menurut Ashari selama belum ada kepastian ia akan berpasangan dengan Ketua Umum AHY, pihaknya tidak akan memasang baliho siapapun itu. Hal itu merupakan bentuk komitmen DPC Partai Demokrat Kota Kediri.

"Sejak awal kami sudah berkomitmen sebelum ada kepastian berpasangan dengan Ketum AHY, kami tidak akan pernah memasang foto Anies dengan lambang partai Demokrat di Kota Kediri,” tegas Ashari, Jumat (1/9/2023).

Baca Juga: Demokrat Surabaya Akui Bangga Anugerah AHY dari NTU Singapore

Dan benar saja, manuver Anies Baswedan ini dinilainya merupakan pengkhianatan paling menyakitkan. Ashari juga menilai langkah tersebut sebagai penghinaan terhadap partainya.

“Bagi kami pengurus Partai Demokrat Kota Kediri, ini adalah penghinaan dan pengkhianatan terbesar yang kami rasakan,” terang Ashari.

Baca Juga: Menapaki Usia 24, Demokrat Surabaya Pilih Politik sebagai Jalan Pengabdian

Kini, dengan berpalingnya Anies dari Partai Demokrat, DPC Partai Demokrat Kota Kediri menilai pergerakan di daerah semakin bebas. DPC Demokrat Kota Kediri meyakini, Ketum AHY akan menemukan jalan politik terbaik dalam Pilpres 2024 nanti.

“Tanpa Anies langkah gerak kami di daerah semakin bebas. Kami yakin ketum AHY adalah orang baik dan akan dipertemukan dengan golongan orang orang yang baik pula. Begitu sebaliknya, pengkhianat sudah berkumpul dengan sesamanya,” pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.