Jumat, 19 Jun 2026 12:01 WIB

3 Tahun Kesulitan, Persawahan Desa Boreng Lumajang Teraliri Air Lagi

  • Penulis :
  • | Kamis, 31 Agu 2023 09:01 WIB
Air mengalir di saluran irigasi Desa Boreng. (Foto: Kominfo Lumajang)
Air mengalir di saluran irigasi Desa Boreng. (Foto: Kominfo Lumajang)

jatimnow.com - Area persawahan di Desa Boreng, Kecamatan Lumajang akhirnya kembali teraliri air. Selama 3 tahun kesulitan mendapatkan akses air lantaran Dam Gambiran jebol.

Beberapa upaya Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Lumajang telah dilakukan untuk memenuhi kebutuhan irigasi persawahan di Desa Boreng dan sekitarnya.

Baca Juga: Legislator PKB Salurkan Ratusan Hewan Kurban di Jember dan Lumajang

Kepala Bidang Sumber Daya Air DPUTR Kabupaten Lumajang, Hari Sudjoko menjelaskan, bahwa pihaknya sudah melakukan upaya pemenuhan kebutuhan air persawahan di Desa Boreng.

Lanjut dia, selain berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air Provinsi Jawa Timur. Kemudian, pihaknya juga melakukan upaya darurat seperti pemasangan pipa dan beberapa upaya teknis lainnya.

"Kita sudah mengajukan anggaran untuk pembangunan perbaikan Dam Gambiran tapi keterbatasan anggaran masih jadi faktor. Ini kita tangani darurat dulu," jelas dia, dilansir laman resmi Pemkab Lumajang, Kamis (31/8/2023).

Selain itu, dijelaskan Hari, saat ini kondisi debit air dari aliran utama Kali Asem juga mengalami penurunan selama musim kemarau.

Baca Juga: Waspada Fluktuasi Suhu Ekstrem, BMKG Rilis Prakiraan Cuaca 3 Hari Gunung Semeru

Namun, dengan kebijakan normalisasi kali temi oleh SDA Provinsi Jawa Timur, DPUTR Kabupaten Lumajang bisa melakukan pengaliran air ke saluran sekunder yang menuju ke area persawahan Desa Boreng dengan debit air lebih besar.

"Pintu air yang ke Kali Temi sementara ditutup karena normalisasi, itu aliran air kita salurkan semua ke Kali Asem, ini sudah ada penambahan debit air yang menuju ke Boreng, meskipun belum memenuhi kebutuhan semuanya, tapi sudah ada beberapa sawah yang bisa dialiri air," terangnya.

Ia menambahkan, bahwa material sedimen dari kali temi akan dimanfaatkan untuk meninggikan sedimentasi di Dam Gambiran dan memperkuat bronjong penahan dam, sehingga aliran air akan lebih maksimal ke persawahan Desa Boreng.

Baca Juga: Erupsi Gunung Semeru, 963 Warga Mengungsi

"Ini kita pakai sedimen dari normalisasi Kali Temi, nanti kita pasang di Dam Gambiran, nah itu harapannya limpasnya semakin tinggi kemudian aliran airnya masuk ke aliran sekunder yang menuju aliran persawahan Boreng lebih banyak," imbuhnya.

Sampai hari ini, debit air yang masuk ke aliran irigasi Desa Boreng mencapai 115 liter/ detik. Debit tersebut bisa mengaliri sawah hingga luasan 40 hektare.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.